Direktur Olahraga PSG Dihukum Sembilan Bulan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Leonardo. REUTERS/Julien Muguet

    Leonardo. REUTERS/Julien Muguet

    TEMPO.CO, Paris - Juara Ligue 1 Prancis musim 2012/2013 tengah berupaya keras mempertahankan pelatih Carlo Ancelotti dari godaan Real Madrid. Namun PSG harus menerima pukulan telak. Direktur olahraga mereka, Leonardo, mendapat skorsing sembilan bulan, karena terbukti bersalah mendorong wasit.

    Komisi Disiplin Liga Prancis menghukum Leonardo karena mendorong wasit Alexandre Castro, dalam pertandingan melawan Valencienes di Parc des Princes, pada 5 Mei 2013. Mantan pelatih Inter Milan itu dilarang berada di bench, ruang ganti wasit, dan menghadiri pertemua liga.

    Awalnya, Leonardo membantah sengaja mendorong wasit. Ia berkilah dirinya didorong oleh delegasi pertandingan Marc-Gerard Biolchini hingga membentur badan Castro. Namun komisi disiplin menyatakan Leonardo sengaja melakukan tindakan itu.

    Tidak sampai disitu, Les Parisiens juga terancam hukuman pengurangan tiga poin di musim depan, jika ada staf klub yang kembali melakukan tindakan serupa. PSG sendiri bakal mengajukan banding.

    “PSG mengambil catatan dari keputusan Komisi Disiplin LFP untuk menskors Leonardo selama sembilan bulan dan pengurangan tiga poin. PSG menganggap keputusan ini tidak bisa dibenarkan dan sangat keras. Oleh karena itu, PSG akan mengajukan banding atas keputusan tersebut,” bunyi pernyataan PSG di situs resmi klub, psg.fr, Jumat, 31 Mei 2013.

    DAILY MAIL | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Mourinho Teken Kontrak di Chelsea 4 Tahun  
    5 Pemain yang Bakal Bersinar di Euro U-21
    Ronaldo Ditawar Rp 12 Triliun, Madrid Ogah Lepas  
    Perez: Bale Terlahir Jadi Pemain Real Madrid
    Abdisalam Ibrahim: Aku Ingin Bermain di Arsenal  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.