Garcia Kritik Performa Roma di Babak Kedua  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AS Roma Gervinho (kanan) melakukan selebrasi, usai mencetak gol ke gawang Juventus dalam pertandingan perempat final Coppa Italia di Roma (22/1). Roma menang 1-0. AP/Alfredo Falcone, Lapresse

    Pemain AS Roma Gervinho (kanan) melakukan selebrasi, usai mencetak gol ke gawang Juventus dalam pertandingan perempat final Coppa Italia di Roma (22/1). Roma menang 1-0. AP/Alfredo Falcone, Lapresse

    TEMPO.CO, Roma - AS Roma sukses meraih kemenangan 2-0 atas AC Milan dalam lanjutan pertandingan Seri A di Stadion Olimpico, Sabtu dinihari tadi, 26 April 2014. Akan tetapi, pelatih Roma Rudi Garcia mengaku tak terlalu puas dengan performa timnya pada babak kedua.

    “Pada 15-20 menit pertama, kami terlalu sering melakukan kesalahan dan bermain sangat lambat. Namun kami mampu berkembang sebelum babak pertama berakhir,” kata Garcia kepada Sky Sport Italia.

    Roma mendominasi jalannya laga dengan catatan 57 persen penguasaan bola. Giallorossi baru bisa memecah kebuntuan pada menit 43 lewat sepakan Miralem Pjanic. Gervinho mengunci kemenangan Roma lewat golnya pada menit ke-65.

    “Gol Pjanic sangat indah,” ujar juru taktik asal Prancis itu. “Kami memulai babak kedua dengan performa yang lebih baik, tapi saya tidak suka dengan penampilan tim pada babak kedua.”

    Hasil positif itu membuat Roma mencetak rekor jumlah poin terbanyak dalam sejarah klub dengan torehan 85 poin dari 35 pertandingan. Francesco Totti cs terpaut lima poin dengan pemuncak klasemen sementara, Juventus.

    FOOTBALL ITALIA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Eva Carneiro, Dokter yang Merawat Pemain Chelsea
    Timnas U-19 Siap Bersaing di Grup B Piala Asia
    Tito Vilanova Meninggal
    Jadi Manajer MU, Giggs: Momen Paling Membanggakan
    Butt Yakin MU Tampil Bagus di Sisa Musim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.