Lawan Juventus, Indonesia Andalkan Serangan Balik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain dan staf Juventus  berpose dengan trofi juara Seri A usai mengalahkan Cagliari di stadion Juventus, Turin, Italia (18/5). (AP Photo/Massimo Pinca)

    Pemain dan staf Juventus berpose dengan trofi juara Seri A usai mengalahkan Cagliari di stadion Juventus, Turin, Italia (18/5). (AP Photo/Massimo Pinca)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menghadapi juara Seri A Liga Italia tiga musim berturut-turut Juventus di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis mendatang, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memanggil 18 pemain Liga Super Indonesia. Stefan Hansson, pelatih Mitra Kukar, ditunjuk menjadi kepala pelatih dengan didampingi asisten pelatih dari Persela Lamongan, Eduard Tjong.

    Saat ditemui di Hotel Sultan, Hansson mengatakan para pemain yang masuk dalam skuadnya merupakan yang terbaik. Dari kacamata pelatih asal Swedia ini, 18 pemain tersebut tampil konsisten bersama klubnya masing-masing. “Saya mengamati mereka selama kompetisi musim ini. Semua layak masuk tim dan punya kualitas bagus menghadapi pemain Juventus,” kata Hansson.

    Sebelum bentrok dengan Andrea Pirlo cs, skuad LSI All Stars akan menjalani tiga kali latihan. Latihan perdana berlangsung Senin malam di Stadion Utama GBK. Hansson mengakui bahwa persiapan menghadapi tim sekelas Juventus tidak cukup. Karena itu, ia tidak memasang target terlalu muluk.

    Namun Hansson pun enggan melihat timnya dipermalukan oleh anak asuh Massimiliano Allegri. Bisa menjebol gawang kiper nomor satu Italia, Gianluigi Buffon, menjadi target paling realistis bagi timnya. “Kami akan mencoba bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik yang cepat,” kata Hansson.

    Dari materi pemain, La Vecchia Signora sangat diunggulkan. Layaknya klub-klub raksasa Eropa yang solid dalam penguasaan bola, Hansson mengatakan lini belakang dan tengah timnya akan menjadi sorotan utama agar bisa membendung lawan.

    Pelatih Mitra Kukar itu mengatakan akan mencoba menerapkan formasi 4-4-1-1 yang dalam perkembangannya bisa berubah menjadi 4-2-1-3. Ia optimistis bisa mengimbangi permainan Juventus. Alasannya, dengan datangnya pelatih baru Allegri yang menggantikan Antonio Conte, para pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi. “Tapi, dari karakteristik permainan, Juventus tidak akan berubah banyak di tangan Allegri.”

    Pemain LSI All Stars

    Kiper: Kurnia Meiga (Arema), Teguh Amiruddin (Perseru).

    Belakang: Zulkifly Syukur (Mitra Kukar), Hasim Kipuw (Persebaya), Reinaldo Lobo (Mitra Kukar), Fakhrudin (Persepam MU), Ricardo Salampessy (Persebaya), Novan Setyo Sasongko (Semen Padang).

    Tengah: Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Vendry Mofu (Sriwijaya FC), Gustavo Lopez (Arema), Srdan Lopicic (Persela), Esteban Vizcarra (Semen Padang), Matsunaga Shohei (Gresik United), Sahroni (Barito Putra).

    Depan: Lancine Kone (Sriwijaya FC), Emmanuel Kenmogne (Persebaya), Cristian Gonzales (Arema).

    Kepala pelatih: Stefan Hansson (Mitra Kukar).

    Asisten pelatih : Eduard Tjong (Persela), Alab Haviludin (Arema).

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.