Panglima Viking Persib Meninggal Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah bobotoh mencoba turun ke lapangan saat Persib Bandung melawan Barito Putera pada pertandingan lanjutan Indonesia Super League di Stadion Sijalak harupat, Kabupaten Bandung, Jabar, 10 Juni 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Sejumlah bobotoh mencoba turun ke lapangan saat Persib Bandung melawan Barito Putera pada pertandingan lanjutan Indonesia Super League di Stadion Sijalak harupat, Kabupaten Bandung, Jabar, 10 Juni 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Klub suporter fanatik atau bobotoh kesebelasan Persib Bandung, Viking Persib Fans Club, dan Persib Bandung berduka. Panglima Viking Ayi Beutik meninggal dunia akibat sakit tulang belakang di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Advent, Kota Bandung, sekitar pukul 13.00, Sabtu, 9 Agustus 2014. Kepergian Ayi juga bertepatan sehari jelang duel klasik Persib melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, besok.

    "Kami berduka sedalam-dalamnya. Kami kehilangan anggota keluarga yang mampu menyatukan bobotoh (suporter Persib) dan memotivasi pemain kami," ujar pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, di RS Advent Bandung, Sabtu, 9 Agustus 2014. Djadjang bersama para pemain Maung sempat melayat Ayi di RS Advent sebelum bertolak ke Jakarta sore tadi.

    "Mudah-mudahan almarhum diterima Allah. Semoga juga justru menjadi kekuatan tersendiri bagi kami lawan Persija besok," kata Djadjang. Hal serupa diungkapkan Manajer Persib Umuh Muhtar. "Ayi sosok yang berani, bisa dipercaya, dan tulus. Dia tidak hitungan menyediakan waktu. Kami sangat kehilangan dan berduka."

    Kehilangan Ayi membuat dua pentolan Viking lainnya, yakni Heru Joko dan Yana Umar, tampak murung di RS Advent. "Dalam segala hal, saya dan Ayi partner yang saling mengisi. Kami jaga kultur bola Bandung. Kalau pernah ada salah, mohon dimaafkan Mang Ayi. Apa pun hasil laga Persib-Persija besok, tolong semua juga mendoakan Mang Ayi," katanya.

    Sahabat dekat Ayi, Yana Umar, mengatakan sekeluar dari Advent, mendiang akan disemayamkan di rumah ibunya di Jalan Pasirluyu, Kota Bandung. "Kemungkinan besok akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Banjaran (Kabupaten Bandung). Ayi kalau ke mana-mana selalu sama saya. Viking kehilangan ikon," ujar dirigen lapangan Viking ini.

    Ayi tiba-tiba sakit sekitar empat hari jelang Lebaran hari pertama. Sebelum dirujuk ke Advent, Ayi sempat dirawat di RS Halmahera Bandung selama sehari. Di Advent, Ayi divonis menderita sakit akibat penipisan bantalan tulang belakang. Ayi meninggal setelah sempat menjalani dua kali operasi. Ayi meninggalkan seorang istri dan dua anak.

    ERICK P. HARDI

    BERITA LAINNYA:
    Arsenal Resmi Lepas Vermaelen ke Barcelona
    Gagal Gaet Vermaelen, MU Bujuk Daley Blind
    Imbang Lawan Malaysia, Timnas U-19 Belum Panas
    Semen Padang Targetkan Raih Poin Penuh
    Inilah Hasil Undian Play-Off Liga Champions


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.