Di Maria Tak Ingin Pensiun di MU  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Manchester United Angel Di Maria merayakan golnya usai membobol gawang Queens Park Rangers, dalam pertandingan Liga Primer Inggris, di Old Trafford, Manchester, Ahad 14 September 2014. Laga ini berakhir dengan skor 4-0 untuk MU. REUTERS/Andrew Yates

    Pesepak bola Manchester United Angel Di Maria merayakan golnya usai membobol gawang Queens Park Rangers, dalam pertandingan Liga Primer Inggris, di Old Trafford, Manchester, Ahad 14 September 2014. Laga ini berakhir dengan skor 4-0 untuk MU. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Manchester - Angel Di Maria menjadi bintang baru di Manchester United. Dia telah mencetak dua gol dan dua assist dalam empat pertandingan Liga Premier. Namun fan Manchester United harus siap-siap kehilangan pemain asal Argentina ini karena Di Maria tak berencana pensiun di United.

    "Dulu saya bermimpi bisa bermain di Eropa, sekarang saya bermimpi bisa kembali ke Central," kata Di Maria seperti dikutip dari Sky Sports, Selasa, 30 September 2014.

    Central yang dimaksud Di Maria tidak lain Rosario Central, klub sepak bola di Argentina. Di Maria tumbuh di klub ini bersama Ezequiel Lavezzi (PSG) dan Mascherano (Barcelona).

    "Saya telah berbicara dengan Lavezzi dan Mascherano, dan kami bertiga sepakat untuk kembali ke Central suatu hari nanti," kata Di Maria.

    Di Maria dibeli Manchester United dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini dengan banderol 74 juta euro. Hal ini membuatnya menjadi pemain termahal di Liga Premier.

    SKY SPORTS | DWI AGUSTIAR

    Baca Juga:
    Dua Korban Perang Bosnia Reuni di Liga Champions  
    Dipuji CSKA Moscow, Neuer Minta Meunchen Waspada
    Langkah Persipura Terhenti di Semifinal AFC Cup  
    Ibrahimovic Absen, Barcelona Tetap Waspada


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.