Kata Rafael Benitez Soal Tuntutan Tinggi di Real Madrid  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih baru Real Madrid, Rafael Benites menghadiri konferensi pers di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 3 Juni 2015. Menjadi pelatih Real Madrid, Benitez berencana akan memboyong 4 pemain, yakni David de Gea, Paul Pogba, Marco Verratti dan Raheem Sterling. (AP Photo)

    Pelatih baru Real Madrid, Rafael Benites menghadiri konferensi pers di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 3 Juni 2015. Menjadi pelatih Real Madrid, Benitez berencana akan memboyong 4 pemain, yakni David de Gea, Paul Pogba, Marco Verratti dan Raheem Sterling. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Madrid - Pelatih Real Madrid Rafael Benitez sadar dia memiliki tugas berat. Musababnya, para pendukung Madrid menginginkan tim kesayangannya menjuarai semua turnamen di musim 2015-2016.

    "Saya tahu apa yang dipikirkan pendukung dan anggota klub," kata Benitez, mantan pelatih Liverpool dan Napoli, kepada FIFA.com. "Mereka ingin tim ini tidak hanya menjuarai La Liga, tetapi juga Liga Champions dan Copa del Rey."

    Untuk menjuarai La Liga, menurut Benitez, anak asuhnya harus memulai musim ini dengan baik. Los Blancos wajib mengalahkan Sporting Gijon. "Saat di laga Liga Champions dan Copa del Rey, permintaan yang datang akan tetap sama," ujarnya.

    Tuntutan besar tersebut, menurut Benitez, merupakan hal yang biasa untuk klub sebesar Madrid. Karena itu, Benitez memastikan anak asuhnya akan bekerja keras. "Dan, memaksimalkan setiap keuntungan dari pemain bertalenta yang kami punya," kata Benitez.

    Pada musim 2014-2015, Madrid tidak meraih gelar satu pun. Alhasil Carlo Ancelotti didepak dari kursi pelatih. Padahal, Ancelotti sebelumnya membawa Madrid merengkuh empat gelar juara, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antar-Klub.

    Sementara trofi La Liga, Madrid terakhir kali menggapainya pada musim 2011-2012. Saat itu, tim tersukses di Spanyol ini dilatih Jose Mourinho, yang kini menangi Chelsea. Semenjak itu, salah satu klub terkaya di dunia ini kalah bersaing dengan rival abadinya, Barcelona.

    SINGGIH SOARES | SPORTSMOLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?