Menang Besar atas Persiba, Ini Rahasia Permainan Persib

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilija Spasojevic. PERSIB.co.id/Jatnika Sadili

    Ilija Spasojevic. PERSIB.co.id/Jatnika Sadili

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, mengaku puas dengan penampilan Atep dan rekan-rekan yang berhasil memenangi pertandingan penyisihan Grup A Piala Presiden kontra Persiba Balikpapan dengan skor telak 4-0.

    Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu, 2 September 2015, tersebut, dua gol Maung Bandung dicetak bomber jangkung andalan Persib, Ilija Spasojevic, pada menit ke-8 dan menit ke-22. Sedangkan sisanya masing-masing dicetak Zulham Zamrun pada menit ke-71 dan Tantan di menit ke-91.

    "Alhamdulillah, kami bisa memenangi pertandingan, bukan hanya menang telak, tapi hampir semua ciri khas Persib muncul dalam pertandingan ini," ujar Djadjang seusai pertandingan itu kepada wartawan.

    Menurut pelatih yang akrab disapa Djanur itu, permainan anak asuhnya cukup gemilang. Selain strategi yang dia terapkan berjalan mulus, Atep cs menjalankan semua instruksi yang dia perintahkan.

    "Saya sudah memprediksi bahwa Persiba akan bermain bertahan. Saya instruksikan untuk membuat gol cepat, dan itu kejadian. Jadi Persiba bermain lebih terbuka, dan akhirnya kita bisa bermain lebih enjoy," tuturnya.

    Kemenangan itu pun, ucap Djanur, merupakan ajang pembuktian jika Maung Bandung--julukan Persib--tidak terpaku hanya pada satu pemain saja. Pasalnya, ujar dia, hampir semua pemain Persib, baik yang menjadi starter maupun pemain pengganti, memberikan kontribusi untuk memenangi pertandingan malam itu.

    "Buktinya, pemain yang ada di bangku cadangan berkontribusi. Tantan dan Zulham mencetak gol. Itu membuktikan bahwa mereka layak meski menjadi pemain pengganti," katanya.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.