Tak Salahkan Pemain, Indra Sjafri Ucapkan Selamat pada Arema

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bali United Lerby berusaha melewati dua pemain Persija Jakarta Gunawan dan Ambrizal saat pertandingan Babak Penyisihan Grup C Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 30 Agustus 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Pemain Bali United Lerby berusaha melewati dua pemain Persija Jakarta Gunawan dan Ambrizal saat pertandingan Babak Penyisihan Grup C Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 30 Agustus 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Gianyar - Pelatih Bali United Pusam, Indra Sjafri, tak mau menyalahkan siapa pun kegagalan tim asuhannya lolos ke semifinal Piala Presiden. Mantan pelatih tim nasional U-19 ini malah mendoakan Arema Cronus yang mengalahkan mereka.

    "Selamat kepada Arema, mudah-mudahan mereka bisa berlanjut," ujar Indra usai pertandingan, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu malam, 27 September 2015.

    Indra mengatakan akan melakukan evaluasi hasil pertandingan laga kedua yang hasilnya kalah 2-3 atas Arema. "Hasil tadi akan kami evaluasi nanti. Kami tidak akan menyalahkan individu per individu, kebetulan saja sama. Di sepak bola apapun yang terjadi kesalahan-kesalahan kolektif, kebenaran-kebenaran kolektif, tidak ada kesalahan individu," ujarnya.

    Menurut dia pertandingan di leg kedua kontra Arema itu, cukup banyak hal-hal menarik yang ditunjukan oleh para pemain asuhannya.

    "Saya lihat para pemain dari game ke game punya variasi-variasi permainan. Kami bangga sekali dengan kemampuan lokal, saya bertambah yakin, bahwa anak-anak Indonesia ke depan akan jauh lebih baik. Dan, kami akan memberikan porsi yang sebesar-besarnya untuk anak-anak lokal," ujar Indra.

    Ia berharap tim yang ia asuh ini bisa menjadi jauh lebih baik. "Tentu sebagai tim pendatang baru kita akan banyak belajar dari situasi-situasi yang kita hadapi," kata Indra.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.