Real Madrid Gagal Kalahkan PSG, Taktik Benitez Dikritik Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain andalan Paris Saint Germain, Zlatan Ibrahimovic tengah dihadang pemain Real Madrid, Raphael Varane (kiri) dan Lucas Vazquez (kanan) dalam laga Liga Champions Grup A di Paris, 22 Oktober 2015. REUTERS/Benoit Tessier

    Pemain andalan Paris Saint Germain, Zlatan Ibrahimovic tengah dihadang pemain Real Madrid, Raphael Varane (kiri) dan Lucas Vazquez (kanan) dalam laga Liga Champions Grup A di Paris, 22 Oktober 2015. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - Kritikan untuk pelatih Rafael Benitez terkait gaya bermain Real Madrid muncul lagi. Setelah klub asal Spanyol itu bermain tanpa gol di kandang  Paris Saint-Germain dalam lanjutan Liga Champions, Kamis dinihari, 22 Oktober 2015, tudingan bahwa Benitez terlalu mengandalkan gaya bertahan kembali muncul.

    Haidan Spanyol Marca menyebut gaya permainan Madrid di laga itu "seperti kurang bumbu". Sedangkan kantor berita AFP kembali menyinggung gaya permainan bertahan yang belakangan banyak dituduhkan pada Benitez seraya menyoroti bahwa hasil seri tanpa gol itu jadi yang ketiga diraih Madrid di musim ini. Hasil itu juga memastikan Madrid gagal mencetak gol untuk pertama kalinya dalam 41 pertandingan babak grup Liga Champions.

    Soal taktik Benitez yang dianggap terlalu bertahan sebelumnya juga mengemuka setelah Madrid ditahan Atletico Madrid 1-1 di Liga Spanyol, dua minggu lalu. Saat itu dalam posisi unggul 1-0 dia lebih memilih menarik Karim Benzema dan menggantinya dengan gelandang.

    Lalu, bagaimana tanggapan Benitez? Ia justru senang melihat permainan timnya di laga itu.  "Kami layak menang. Kami memiliki peluang itu dengan mengontrol pertandingan melawan tim yang tak gampang diatasi," kata mantan pelatih Liverpool dan Napoli ini. "Sebagai pelatih saya senang dengan performa para pemain."

    Benitez kemudian menunjukkan kondisi timnya yang compang-camping karena cedera di laga itu. El Real tampil tanpa Gareth Bale, Karim Benzema, James Rodriguez, dan Pepe dalam laga di Paris itu. Ia menilai timnya tetap mampu menyulitkan lawan dalam kondisi yang pincang itu.

    "Saya tak khawatir soal penguasaan bola. Saya lebih tertarik dengan performa tim, meski kami tengah diganggu cedera hebat," kata Benitez. "Kami agresif. Semua yang kami rencanakan berhasil. Ada detil kecil yang kurang, tapi secara umum tampilan kami luar biasa."

    PSG sendiri tampil dengan kekuatan penuh di laga itu, termasuk Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, dan mantan pemain Madrid Angel Di Maria. Tak heran bila pelatih Laurent Blanc tak puas dengan tampilan timnya itu. "Ini bukan hasil yang kami inginkan," kata dia.

    Dalam klasemen Grup A, Real Madrid dan PSG kini sama-sama mengemas nilai 7 dari 3 laga. Malmo mengumpulkan nilai 3, sedangkan Shakhtar belum meraih poin.

    MARCA | SOCCERWAY | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.