Real Madrid Krisis, 5 Kejadian Setelah Dicukur Barcelona 4-0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Madrid, Cristiano Ronaldo (kanan) dan Gareth Bale terlihat kecewa usai gol keempat Barcelona yang dicetak Luis Suarez scored dalam laga El clasico La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 22 November 2015. Reuters / Paul Hanna

    Pemain Madrid, Cristiano Ronaldo (kanan) dan Gareth Bale terlihat kecewa usai gol keempat Barcelona yang dicetak Luis Suarez scored dalam laga El clasico La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 22 November 2015. Reuters / Paul Hanna

    TEMPO.CO, Jakarta - Real Madrid tengah dilanda krisis. Begitu kesimpulan salah satu media Spanyol setelah tim itu dipermalukan Barcelona 4-0 dalam laga El Clasico La Liga Spanyol, Sabtu lalu. Ada sejumlah kejadian dan fakta menarik yang muncul setelah kejadian itu, yang mengindikasikan klaim soal krisis itu memang beralasan.

    1. Suporter berang, bahkan meminta Presiden Real Madrid mundur
    Ketika pertandingan melawan Barcelona berlangsung di Santiago Bernabeu. Nyanyian suporter "Florentino out" terdengar di akhir laga. Florentino yang dimaksud tak lain dari Florentino Perez, Presiden Real Madrid. Mereka juga berseru serempak "Enyah!" yang ditujukan pada para pemain Real Madrid. Sejumlah suporter juga mengibar-ngibarkan sapu tangan putih, lambang ketaksetujuan mereka.

    2. Benitez mengakui membuat kesalahan

    Taktik pelatih Rafael Benitez dikritik di laga itu. Bila sebelumnya, ia kerap disorot karena bermain terlalu bertahan, dalam laga besar itu ia justru bermain terbuka. Sayangnya, kelemahan-kelemahan Madrid yang selama ini muncul secara sporadis dalam laga sebelumnya justru seperti muncul semua. Seusai laga itu, Benitez mengakui telah membuat kesalahan dalam pemilihan pemain. "Melihatnya lagi setelah laga usia, jelas semuanya tak berlangsung baik," katanya. Salah satu kritikan yang ditujukan padanya adalah memaksakan menurunkan pemain bintang yang belum fit dan meninggalkan pemain yang harusnya jadi kunci permainan, seperti Caemiro.

    3. Ronaldo berang dan minta Bentiez dipecat
    Seusai pertandingan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, langsung mengultimatum presiden klub Florentino Perez: pilih Benitez atau saya. Ia kembali mengemukakan ketidakpuasannya atas kepemimpinan Benitez dan meminta pelatih itu dipecat.

    4. Zidane mengaku belum siap menggantikan Benitez


    Zinedine Zidane dijagokan banyak pihak sebagai penerus yang paling pas bila Benitez didepak. Ia adalah legenda klub tersebut dan kini melatih tim junior (Castilla). Namun, mantan pemain asal Prancis ini justru menyatakan belum siap. "Saya pelatih Castilla dan Benitez pelatih tim utama. Semuanya baik-baik saja saat ini," kata dia. "Saya ingin melakukannya sedikit demi sedikit dan tidak ingin terburu-buru. Yang terpenting adalah tetap bahagia setiap hari saat melakukannya. Saat ini saya bahagia di Castilla."

    5. Ronaldo kembali gencar diisukan akan hengkang
    Kegusaran yang ditunjukkan Ronaldo setelah kekalahan 4-0 dari Barcelona seperti jadi bahan bakar yang membuat isu soal kepindahnnya dari Real Madrid kian gencar. Paris Saint-Germain sangat serius meminatinya. Belakangan, Pelatih Manchester United Louis van Gaal juga menyatakan hasratnya untuk memboyong kembali pemain ini ke Old Trafford. (Baca: Ronaldo Murka di Real Madrid, Ditunggu di Old Trafford)

    BERBAGAI SUMBER | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.