Jadi Warga Kelas Dua di Barcelona, Adriano Hengkang ke Besiktas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adriano. REUTERS/Heino Kalis

    Adriano. REUTERS/Heino Kalis

    TEMPO.COJakarta - Juara Liga Super Turki Besiktas mengumumkan tengah melakukan pembahasan bersama juara La Liga Spanyol FC Barcelona untuk mendatangkan pemain asal Brasil Adriano Correia Claro.

    Besiktas membidik Adriano yang akan mengisi posisi bek kiri seiring dengan kepergian Ismail Koybasi ke rival sesama klub Super Lig Turki Fenerbahce, dan mereka menilai Adriano adalah pengganti yang tepat.

    Keberadaan pemain berusia 31 tahun itu di Barca pun dianggap sebagai surplus setelah klub Catalan tersebut mendatangkan Lucas Digne, sehingga kini Besiktas mengincar Adriano untuk berangkat ke Istanbul.

    “Besiktas telah memulai pembicaraan dengan Barcelona dan Adriano Correia untuk proses perpindahan pemain itu,” demikian penjelasan Besiktas untuk kepentingan pasar modal Turki.

    Adriano bergabung dengan Barcelona dari sesama klub La Liga Spanyol Sevilla pada Juli 2010 dan sejak itu telah tampil dalam lebih dari 200 pertandingan di semua kompetisi untuk klub berjuluk Blaugrana tersebut. Dia menjadi bagian dari Barca yang meraup empat titel La Liga dan dua gelar Liga Champions Eropa.

    Pemain dengan 18 caps untuk timnas Brasil tersebut belakangan memiliki waktu bermain yang terbatas bagi Barcelona di bawah arahan pelatih Luis Enrique yang lebih menyukai menurunkan pemain belakang lain.

    Di klub barunya, Adriano akan bermain bersama bek tengah yang juga berkebangsaan Brasil, Marcelo Antonio Guedes Filho, yang baru dijadikan pemain tetap dari status pinjamannya dari klub Jerman Hannover 96.

    Besiktas juga telah mengamankan tanda tangan penjaga gawang asal Spanyol Fabricio Agosto Ramirez yang didatangkan dari Deportivo La Coruna dan Gokhan Gonul yang semula merupakan bek kanan andalan Fenerbahce.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.