Sentil PSSI, Menpora Soroti Kualitas Pelatih Timnas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Paskibraka, Gloria Natapradja Hamel memberi keterangan di Media Center Kemenpora, Jakarta, 16 Agustus 2016. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan, Gloria Natapradja Hamel tidak akan bergabung bersama Paskibraka pada upacara bendera 17 Agustus 2016 di Istana Merdeka. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Paskibraka, Gloria Natapradja Hamel memberi keterangan di Media Center Kemenpora, Jakarta, 16 Agustus 2016. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan, Gloria Natapradja Hamel tidak akan bergabung bersama Paskibraka pada upacara bendera 17 Agustus 2016 di Istana Merdeka. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memperhatikan kualitas calon pelatih untuk tim nasional.

    ”PSSI pasti punya standar. Namun tolong lihat latar belakang kepelatihannya, lisensi, termasuk tim mana yang pernah dia tangani dengan sukses,” ujar Imam di Kemenpora, Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, pertimbangan-pertimbangan itu penting karena pelatih tim nasional juga diharapkan bisa menularkan ilmunya kepada pelatih Indonesia dan para pemain.

    ”Jangan ketika pelatnas selesai, selesai semuanya. Tidak begitu. Harus benar-benar ada ilmu baru yang didapatkan dari pelatih tersebut,” ujarnya.

    Menpora pun memiliki harapan yang sama kepada semua cabang olahraga. Semua pelatih yang terlibat dalam pembinaan atlet SEA Games ataupun Asian Games diminta memiliki catatan prestasi yang bagus sebelum bekerja untuk Indonesia.

    Tim nasional sepak bola Indonesia belum memiliki pelatih sejak berakhirnya Piala AFF 2016. Alfred Riedl dan asistennya, Wolfgang Pikal, hanya dikontrak selama tujuh bulan dan berakhir setelah Piala AFF.

    PSSI belum memutuskan calon pelatih pengganti Riedl. Organisasi yang dipimpin Letjen TNI Edy Rahmayadi ini kini sedang melakukan evaluasi timnas secara keseluruhan.

    Setelah itu, mereka akan menunjuk pelatih yang nantinya mempersiapkan para pemain menuju SEA Games 2017 di Malaysia.

    ANTARA

    Baca:
    Chelsea Tak Terkalahkan, Model Cantik Ini Beri Kado Spesial
    Boaz Solossa Segera Pensiun, Timnas Krisis Striker
    5 Kontroversi Carlos Tevez, Pemain Bergaji Tertinggi Dunia
    Pulang Dari Jepang, Ronaldo Dapat Kecupan Panas dari Pacar



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.