Performa AC Milan Kedodoran, Bonucci Jadi Kambing Hitam

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AC Milan, Leonardo Bonucci. (mirror.co.uk)

    Pemain AC Milan, Leonardo Bonucci. (mirror.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Performa AC Milan yang kedodoran di awal musim Liga Italia memberi tekanan besar pada Leonardo Bonucci. Bek yang dibeli dari Juventus seharga 42 juta euro (Rp 668 miliar) itu dinilai belum mampu menunjukkan tampilan terbaiknya.

    Milan tampil tak maksimal dalam enam pertandingan awal Seri A musim ini dan sudah mengalami dua kekalahan. Mereka kini hanya berada di posisi keenam klasemen dengan nilai 12, tertinggal 6 dari Napoli yang ada di puncak.

    Posisi itu cukup memprihatinkan karena mereka sudah melakukan belanja pemain yang jorjoran. Tak kurang dari sepuluh pemain anyar didatangkan sebelum kompetisi dimulai, termasuk Bonucci. Para pemain baru di tim itu dianggap belum mampu menyesuaikan diri di tim asuhan Vincenzo Montella itu.

    Pierpaolo Marino, mantan direktur Napoli dan Udinese, menilai Milan telah keliru membeli Bonucci. Menurut dia, uang besar untuk membeli bek berusia 30 tahun ini akan lebih baik bila dibelikan penyerang.

    "Saya pikir Milan sudah menyesal karena membeli Bonucci," kata Marino. "Montella tidak ingin beralih pada formasi 3 bek, tapi dipaksa untuk mengubah rencananya dengan kedatangan Bonucci, meski hal itu tak cukup menguntungkan bagi tim."

    Vincenzo Montella yakin Bonucci akan segera mampu mengukuhkan posisinya di lini belakang Milan. "Bonucci bukan masalah dan tidak akan pernah menjadi masalah. Dia harus memperbaiki performanya dan pertama-tama harus menyadari itu. Tapi ia adalah aset berharga bagi Milan untuk tahun-tahun mendatang."

    Montella heran karena merasa orang-orang seperti menganggap perfoma buruk Milan sebagai kesalahan Bonucci. Baginya hal itu tak benar dan ia yakin bisa segera memunculkan potensi terbaik pemain ini.

    "Saya tahu bagaimana memunculkan potensi terbaik darinya dan tahu gaya bermainnya," kata Montella. "Kami memang secara umum perlu memperbaiki diri dalam pertahanan. Para pemain harus berkonsentrasi selama 90 menit penuh."

    Secara internal, Montella juga melihat hubungan Bonucci dengannya dan pemain lain tidak ada masalah. "Ia termotivasi dengan kesulitan yang dihadapinya. Saya sama sekali tak khawatir soal dia."

    AC Milan akan kembali berlaga melawan AS Roma, mantan klub Montella, dalam melanjutkan Liga Italia pada Ahad malam ini.

    SOCCERWAY | FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.