Play-off Piala Dunia: Kata Pelatih Italia Setelah Ditekuk Swedia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih baru timnas sepakbola Italia, Giampiero Ventura saat menghadiri konferensi pers babak penyisihan Piala Dunia 2018 di Haifa, Israel, 4 September 2016. REUTERS

    Pelatih baru timnas sepakbola Italia, Giampiero Ventura saat menghadiri konferensi pers babak penyisihan Piala Dunia 2018 di Haifa, Israel, 4 September 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Italia takluk 0-1 di kandang Swedia dalam laga pertama babak play-off Piala Dunia 2018, Sabtu dinihari. Gol tunggal di laga ini dicetak pemain pengganti Jakob Johansson pada menit ke-61.

    Pelatih Italia, Giampiero Ventura, menilai timnya tak layak kalah. Mereka mendominasi permainan dan ia menilai wasit terlalu lunak terhadap pelanggaran-pelanggaran pemain Swedia.

    "Mengingat apa yang terjadi di lapangan, itu adalah kekalahan yang tidak layak kami terima," kata Ventura. "Gigi Buffon tidak melakukan penyelamatan (karena kurangnya tekanan lawan) dan kami memiliki peluang yang membentur gawang."

    Ia juga menyoroti permainan kasar lawan yang dibiarkan wasit. "Saya berharap di Milan wasit membiarkan kami melakukan seperti apa yang dilakukan lawan, karena dalam permainan yang begitu penting dengan begitu banyak yang dipertaruhkan, Anda tidak bisa menerima pendekatan seperti itu."

    Ia menilai timnya layak meraih hasil imbang. "Saya ulangi, pada tingkat ini, wasit harus lebih perhatian," kata Ventura. "Sekarang kami perlu mendapat hasil. Kami tahu itu harus dimainkan lebih dari 180 menit, saya rasa ini bukan hasil yang benar untuk 90 menit pertama, tapi kami masih bisa mengubahnya."

    Hasil ini membuat Italia terancam gagal tampil di putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958. Mereka harus bisa menang minimal 2-0 untuk bisa lolos ke Rusia saat kedua tim kembali bertemu di Italia pada 13 November.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.