Messi Ungkap Perubahan Barcelona Setelah Neymar Hengkang ke PSG

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Lionel Messi, dalam laga Liga Champions melawan Olympiakos, 10 Oktober 2017. REUTERS/Alkis Konstantinidis

    Pemain Barcelona, Lionel Messi, dalam laga Liga Champions melawan Olympiakos, 10 Oktober 2017. REUTERS/Alkis Konstantinidis

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang Barcelona Lionel Messi menilai penampilan timnya musim ini berubah menyusul hengkangnya Neymar ke Paris Saint-Germain (PSG).

    "Kepergian Neymar menyebabkan kami mengubah cara bermain," kata Messi. "Kami kehilangan kekuatan besar di lini depan tapi kami bisa menjadi lebih kuat di lini pertahanan."

    Neymar meninggalkan Camp Nou musim panas ini ketika PSG membayar klausul pembelian 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun untuk menyelesaikan transfer paling mahal sepanjang masa itu.

    Setelah menyumbang 105 gol dalam empat musim di Barcelona, kepergian bintang asal Brasil itu sempat memicu kekhawatiran. Banyak pertanyaan muncul ketika Barcelona memutuskan menjual Neymar dengan nilai transfer yang memecahkan rekor dunia tersebut.

    Namun, pelatih Barcelona Ernesto Valverde saat ini membuktikan mampu membuat timnya tak terkalahkan pada awal musim 2017/18. Barca juga berada di puncak klasemen Liga Spanyol dan berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan permainan yang begitu cemerlang.

    Messi menilai Barcelona saat ini lebih seimbang. "Saat ini kami mempunyai kekuatan yang bagus di lini tengah. Kami lebih seimbang dan itu membuat kami lebih kuat dalam bertahan," ujar Messi.

    Barcelona kini berada di puncak klasemen Liga Spanyol dengan nilai 35. Hal itu tak lepas dari peran Messi yang telah mengemas 12 gol untuk La Blaugrana hingga pekan ke-13.

    MIRROR | GOAL | RAMADHAN L.Q.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.