Laporan Babak Pertama: Timnas Indonesia Vs Kirgizstan 0-1

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas U-23 Indonesia melakukan selebrasi usai membobol gawang Timnas U-23 Suriah dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, 16 November 2017. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Pemain Timnas U-23 Indonesia melakukan selebrasi usai membobol gawang Timnas U-23 Suriah dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, 16 November 2017. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Timnas Indonesia ketinggalan satu gol dari Kirgizstan pada babak pertama pertandingan Aceh World Solidarity Tsunami Cup di Stadion Harapan Bangsa, Rabu, 6 Desember 2017.

    Dalam laga yang disiarkan RCTI ini, kedua tim tampil ngotot dan cepat sejak peluit ditiup. Lapangan becek sedikit mempengaruhi pergerakan bola. Penguasaan bola berlangsung seimbang.

    Pada menit ke-20, pemain tengah Kirgizstan, Saliev Askarbek, berhasil membukukan gol dengan tendangan kerasnya setelah mendapat umpan dari rekannya. Tendangan keras dari dalam kotak penalti itu tak mampu dibendung kiper Indonesia, Andritany. Indonesia kalah satu gol.

    Peluang besar Timnas ada pada menit ke-29 saat wasit memberikan tendangan bebas di luar kotak penalti. Tendangan yang dilakukan Hargianto tepat mengarah ke kiper lawan sehingga gagal membuahkan gol.

    Skor 0 - 1 untuk keunggulan Kirgizstan bertahan hingga babak pertama berakhir.

    Susunan Pemain timnas Indonesia vs Kirgizstan:

    Indonesia: Andrytany (GK), Fachruddin, Hansamu, I Putu Gede, Ricky, Arfan, Hargianto, Evan Dimas, Febri, Ovaldo, Ilham Udin

    Kirgizstan: Mathias (GK) Manybekov, Saliev, Iusupov, Sardarbekov, Duishobekov, Baimatov, Sagynbaev, Zemlianukhin, Saarbekov, Mamunov


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.