Penyakit Lama Kambuh, Inter Milan Dua Kali Kalah Beruntun

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapten Inter Milan asal Argentina, Mauro Icardi usai mencetak go ketiganya ke gawang AC Milan, dalam lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Milan, 15 Oktober 2017. AFP/Miguel Medina

    Kapten Inter Milan asal Argentina, Mauro Icardi usai mencetak go ketiganya ke gawang AC Milan, dalam lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Milan, 15 Oktober 2017. AFP/Miguel Medina

    TEMPO.CO, Jakarta - Masalah inkonsistensi yang menjadi "penyakit" Inter Milan dalam beberapa musim terakhir tampaknya kembali kambuh. Pasukan Luciano Spalletti itu dikalahkan Sassuolo dengan skor 1-0 pada Liga Italia pekan ke-18 di Stadion Mapei, Sabtu.

    Kekalahan ini merupakan yang kedua kalinya secara berturut-turut setelah mereka ditaklukkan Udinese 3-1 pada pekan lalu, yang membuat posisi Inter Milan melorot dari puncak klasemen ke urutan tiga dengan perolehan 40 poin.

    Inter kini unggul dua poin dari AS Roma yang ada di bawahnya. Mereka tinggal masing-masing 5 dan 4 poin dari Napoli dan Juventus yang ada di atasnya.

    Dalam beberapa musim terakhir, Inter memang mampu menang atau setidaknya menahan imbang tim-tim tradisional Liga Italia seperti Juventus, Napoli, atau AC Milan. Namun mereka justru kerepotan jika menghadapi tim-tim yang di atas kertas semestinya bisa mereka kalahkan.

    Sebaliknya, raihan tiga poin ini menjadi tonggak penting bagi pelatih baru Sassuolo, Beppe Iachini, yang bertugas mempertahankan klub itu di kompetisi teratas Liga Italia.

    Inter yang menerapkan taktik penguasaan bola sebenarnya memiliki peluang lewat tendangan Candreva dan tandukan Ivan Perisic, namun upaya itu tidak cukup merepotkan kiper Andrea Consigli.

    Tim tuan rumah justru memimpin 1-0 melalui gol sundulan Diego Falcinelli yang menyambar umpan diagonal Matteo Politano pada menit ke-34.

    Kapten Inter, Mauro Icardi, yang telah mencetak 17 gol dalam 17 laga Seri A justru tidak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan. 

    Eksekusi penalti Icardi imbas pelanggaran handsball Acerbi mampu ditinju Consigli sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

    Spalletti yang memasukkan Dalbert, Eder dan Joao Mario pun tidak menemukan formula yang tepat untuk membongkar pertahanan Sassuolo sehingga skor 1-0 bertahan hingga laga usai, demikian Football Italia.

    Susunan pemain:

    Sassuolo: Consigli; Lirola, Goldaniga, Acerbi, Peluso; Missiroli, Magnanelli, Duncan (Cannavaro 95); Berardi (Ragusa 62), Falcinelli, Politano (Mazzitelli 83)

    Inter Milan: Handanovic; Joao Cancelo, Skriniar, Miranda (Joao Mario 80), D’Ambrosio (Dalbert 77); Gagliardini, Borja Valero; Candreva, Brozovic (Eder 46), Perisic; Icardi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.