Manchester City Siap Boyong Laporte dengan Rekor Transfer

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Luis Suarez (kanan), berebut bola dengan pemain Athletic Bilbao, Aymeric Laporte, dalam pertandingan Liga Spanyol La Liga di stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, 8 Februari 2015.  REUTERS/Vincent West

    Pemain Barcelona, Luis Suarez (kanan), berebut bola dengan pemain Athletic Bilbao, Aymeric Laporte, dalam pertandingan Liga Spanyol La Liga di stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, 8 Februari 2015. REUTERS/Vincent West

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain belakang Athletic Bilbao di Liga Spanyol, Aymeric Laporte, dijadwalkan terbang ke Inggris pada Senin ini, 29 Januari 2018, untuk menyelesaikan urusan kepindahannya ke Manchester City.

    Pemimpin klasemen Liga Primer Inggris musim ini tersebut dikabarkan membayar biaya transfer Laporte sebesar 57 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,07 triliun.

    Manajer City, Pep Guardiola, berkeinginan untuk membawa seorang pemain bek tengah dalam jendela bursa transfer Januari 2018 ini.

    Rekor transfer pemain City sebelumnya adalah 55 juta pound sterling ketika merekrut gelandang Kevin de Bruyne pada 2015.

    Laporte, 23 tahun, sudah bermain 19 kali buat tim nasional Prancis di bawah usia 21 tahun tapi belum pernah bermain penuh.

    Kondisi kapten tim, Vincent Kompany, di jantung pertahanan yang lagi rapuh karena cedera, dan keraguan Guardiola kepada kemampuan Eliaquim, membuat manajer City ini meminta tambahan pemain buat melapis poros halang utama John Stones dan Nicolas Otamendi.

    Daftar pemain Manchester City termahal:

    55 juta pound sterling, Kevin de Bruyne dari Wolfsburg pada tahun 2015

    52 juta pound Benjamin Mendy Monaco 2017

    47,5 juta pound John Stones Everton 2016

    45 juta pound Kyle Walker Tottenham 2017

    44 juta pound Raheem Sterling  Liverpool 2015

    BBC | GUARDIAN | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.