Senin, 10 Desember 2018

Dua Pelatih Akademi Tottenham Beri Kursus di Indonesia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Akademi Sepak Bola Tottenham Hotspur, Anton Blackwood dan Danny Mitchell, mengunjungi Jakarta, Senin, 16 April 2018. Tempo/Egi Adayatma

    Pelatih Akademi Sepak Bola Tottenham Hotspur, Anton Blackwood dan Danny Mitchell, mengunjungi Jakarta, Senin, 16 April 2018. Tempo/Egi Adayatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia kedatangan dua pelatih dari Akademi Sepak Bola Tottenham Hotspur, yakni Anton Blackwood dan Danny Mitchell, hari ini, Senin, 16 April 2018. Kedatangan mereka dalam rangka membantu mengembangkan pelatih sepak bola pemula yang ada di Indonesia. 
     
    Kedatangan mereka merupakan bagian dari program perusahaan asuransi AIA, bertajuk AIA Sepak Bola untuk Negeri - Train the Trainer. Harapannya, program ini dapat membantu para pelatih menjadi lebih profesional, andal, dan berkualitas. 
     
    "Kami mengajak pelatih yang didatangkan langsung dari Tottenham Hotspur untuk melatih para pelatih sepak bola di Asia sejak setahun lalu, dan sekarang mereka datang ke Indonesia," kata Direktur Hukum, Kepatuhan, dan Resiko AIA Financial, Rista Qatrini Manurung, dalam konferensi pers di Hotel Century, Senayan, Jakarta Pusat. 
     
    Menurut Rista, program ini sejalan dengam program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait pelatihan 100 ribu pelatih. Pelatihan ini akan berlangsung pada 17 hingga 27 April 2018 di Jakarta, Bandung, dan Ambon. Nantinya, Kemenpora akan menyeleksi nama-nama pelatih yang akan mendapat pelatihan langsung dari tim pelatih akademi Tottenham Hotspur. 
     
    "Kami juga akan adakan coaching clinic bagi anak-anak di SSB di jakarta, Bandung dan Ambon, dan kami akan beri sumbangan untuk perbaikan infratsurktur sepak bola di Ambon, yakni di Desa Tulehu," kata Rista.
     
    Baik Anton Blackwood maupun Danny Mitchell mengaku antusias dengan program ini. Bagi Blackwood, ini adalah kali kedua ia menyambangi Indonesia. Ia pun siap untuk berbagi ilmu dengan para pelatih dan anak muda di Indonesia. 

    "Saya akan berbagi pengetahuan ketika memulai dari mana, dan mengembangkannya bagaimana. Apalagi yang dilatih anak dan usia yang berbeda sehingga perlakuannya juga pasti berbeda," kata Blackwood. 

    Danny Mitchell mengatakan waktu sepuluh hari yang disediakan untuk pelatihan ini memang tergolong sangat singkat. Namun ia masih optimistis dapat menularkan ilmunya kepada para pelatih pemula nanti. 
     
    "Metode kami kurang lebih sama, hanya konsentrasi yang kami tekankan berbeda. Untuk para pemain akan lebih banyak soal teknik, sementara untuk pelatih lebih ke strategi," kata dia. 
     
    Program ini merupakan lanjutan dari rangkaian program AIA di Indonesia. Pada akhir Maret lalu, AIA mendatang bintang sepak bola Inggris, David Beckham ke Indonesia. Beckham yang merupakan Global Ambassador AIA, ikut mengkampanyekan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat Indonesia. 
     
    EGI ADYATAMA 

     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.