Persija Dikalahkan Selangor FA, Teco: Problem Penyelesaian Akhir

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco (kiri) memimpin latihan timnya.  Tempo/Fakhri hermansyah.

    Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco (kiri) memimpin latihan timnya. Tempo/Fakhri hermansyah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra alias Teco, menyoroti penyelesaian akhir timnya saat ditaklukkan oleh Selangor FA dengan skor 1-2 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kamis, 6 September 2018. Menurut pelatih asal Brasil ini Persija sudah menguasai jalannya pertandingan namun lemahnya dalam memanfaatkan peluang alhasil membuat timnya kalah.

    Evaluasi pun jadi program selanjutnya. “Pada babak pertama, kami mampu bermain menekan dengan menciptakan sejumlah peluang. Bahkan, kami memaksa Selangor bermain bertahan sepanjang 45 menit,” ujar Teco selepas laga, seperti dikutip laman resmi Persija. “Salah satu yang kurang adalah finishing menjadi persoalan utama kami pada laga kali ini. Kami menciptakan banyak peluang tetapi kami gagal mencetak gol. Ini akan dievaluasi mengingat itu jadi tujuan kami.”

    Mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya ini menilai ia sangat berterimakasih atas terselenggara uji coba ini. Apalagi stadion Patriot penuh dengan Jakmania. Hal ini jadi modal bagus sekaligus pengalaman bagi pemainnya bermain di depan Jakmania terutama pemain yang jarang tampil.

    “Ini bagus untuk pemain dan buat persiapan kami. Apalagi lawan uji cobanya bagus. Atmosfernya bagus apalagi buat pemain yang jarang main. Karena dengan atmosfer seperti ini pemain bisa langsung padu,” kata Teco.

    Dalam laga melawan Selangor FA itu, Persija kebobolan melalui Sean Eugene Selvaraj pada menit ke-26. Macan Kemayoran sempat menyamakan kedudukan melalui gol Marko Simic lima menit menjelang babak pertama usai. Namun, Rufino Segovia membobol gawang Persija yang dikawal Shahar Ginanjar di babak kedua membuat skor akhir jadi 2-1 untuk keunggulan klub Malaysia itu.

    PERSIJA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.