Luka Modric, Anak Penggembala Kambing Jadi Pemain Terbaik FIFA

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Kroasia dan Real Madrid, Luka Modric berpose bersama keluarganya saat menghadiri malam The Best FIFA Football Awards 2018 di Royal Festival Hall, London, 24 September 2018. Action Images via Reuters/John Sibley

    Gelandang Kroasia dan Real Madrid, Luka Modric berpose bersama keluarganya saat menghadiri malam The Best FIFA Football Awards 2018 di Royal Festival Hall, London, 24 September 2018. Action Images via Reuters/John Sibley

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Real Madrid, Luka Modric, meraih pencapaian tertingginya setelah terpilih  menjadi Pemain Terbaik FIFA 2018. Masa kecil yang keras menempa pemain berusia 33 tahun itu menjadi sosok paling berpengaruh di lapangan hijau saat ini.

    Lahir di desa Modrici, sebelah utara Kota Zadar yang kini menjadi bagian dari
    Yugoslavia, Luka Modric adalah anak tertua dari pasangan Stipe Modric dan Radojka
    Dopud. Luka merupakan nama kakeknya dari sisi sang ayah yang banyak mengasuhnya.

    Terlahir dalam keluarga miskin, Luka kecil ikut membantu keluarganya dalam mencari
    nafkah. Sejak berusia 5 tahun dia sudah membantu Stipe untuk mengembala kambing di kampung halamannya sementara ibunya bekerja sebagai tukang jahit.

    Masa kecil Luka Modric sebagai pengembala kambing terekam dalam film dokumenter yang dibuat oleh Pavle Balenovic di Kroasia antara 1989-1990. Dalam rekaman itu, terlihat jelas kecintaan Luka Modric terhadap sepak bola. Dia selalu membawa bola di kakinya seraya mengembala kambing.

    Pada usia 6 tahun Luka kecil kehilangan kakek yang disayanginya. Luka senior
    dieksekusi oleh pemberontak Serbia. Ya, masa kecil Luka Modric memang diselimuti
    situasi perang saudara di negaranya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.