Jerman Vs Rusia 3-0, Low Puas Dengan Racikan Barunya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Jerman, Leroy Sane berselebrasi setelah menjebol gawang Rusia dalam laga persahabatan di Red Bull Arena, Jerman, Jumat, 16 November 2018. Jerman menang 3-0 saat menjamu Rusia di Leipzig. REUTERS/Matthias Rietschel

    Pemain timnas Jerman, Leroy Sane berselebrasi setelah menjebol gawang Rusia dalam laga persahabatan di Red Bull Arena, Jerman, Jumat, 16 November 2018. Jerman menang 3-0 saat menjamu Rusia di Leipzig. REUTERS/Matthias Rietschel

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Jerman, Joachim Low, puas dengan racikan barunya yang sukses menggulung Rusia tiga gol tanpa balas pada laga persahabatan Jumat dini hari tadi. Dia menilai para pemain muda Jerman mampu mengubah permainan mereka.

    Pada laga itu, Low memang banyak memberikan kesempatan kepada para pemain muda seperti Leroy Sane, Segre Gnabry, Kkai Havertz hingga Mathias Ginter.

    Pemain berpengalaman Thomas Mueller, Marco Reus dan Mats Hummels kali ini menjadi pemain cadangan. Pemain tim Piala Dunia lainnya, Jerome Boateng tidak masuk timnas, sedangkan Toni Kross sementara diistirahatkan.

    Eksperimen Low berjalan dengan baik. Jerman yang biasanya memulai laga dengan lambat, kini langsung menggebrak sejak awal. Alhasil, skuad Panser mampu mencetak tiga gol pada babak pertama lewat Sane, Niklas Suele dan Gnabry.

    Pelatih yang sukses membawa Jerman meraih gelar juara Piala Dunia 2014 itu pun puas dengan performa pasukan mudanya. Menurut dia, para pemain muda membuat Jerman tampil lebih berenergi.

    "Babak pertama sangat bagus karena kami membiarkan bola terus bergulir dan banyak menguasai jalannya permainan," ujar Low usai pertandingan.

    "Dua dari gol-gol kami adalah hasil kombinasi kerja sama yang bagus dan kami punya banyak energi dalam pertandingan malam ini," tambahnya.

    Dia menilai kunci sukses Jerman itu tak lepas dari kecepatan yang dimiliki oleh para pemain mudanya. Dia pun memuji penampilan Havertz

    "Kecepatan lini depan kami penting dalam pertandingan ini. Kami tidak seperti ini ketika Piala Dunia lalu," ujar Loew yang memuji penampilan tim mudanya, khususnya Havertz.

    "Ia sangat bagus di usianya. Ia luar biasa dalam pertandingan, dan anda sudah melihatnya juga saat latihan," tambahnya.

    Kemenangan tersebut sangat penting bagi Jerman. Pasalnya, pasca gagal di Piala Dunia 2018, Jerman tampak terus gagal bangkit. Di ajang UEFA Nations League, mereka belum pernah meraih kemenangan dengan hasil dua kekalahan dan satu imbang. Anak asuh Joachim Low pun akan menghadapi Belanda pada laga terakhir pekan depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.