Lazio Ajukan Tawaran Untuk Malcom ke Barcelona

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain baru Barcelona, Malcom, berselebrasi setelah mencetak gol lewat adu penalti saat melawan Tottenham dalam laga International Champions Cup (ICC)  di Pasadena, California, Amerika Serikat, Ahad, 29 Juli 2018. Barcelona mengalahkan Tottenham lewat adu penalti. AP Photo.

    Pemain baru Barcelona, Malcom, berselebrasi setelah mencetak gol lewat adu penalti saat melawan Tottenham dalam laga International Champions Cup (ICC) di Pasadena, California, Amerika Serikat, Ahad, 29 Juli 2018. Barcelona mengalahkan Tottenham lewat adu penalti. AP Photo.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lazio dikabarkan tertarik memboyong pemain sayap Malcom dari Barcelona pada bursa transfer musim dingin ini. Mereka mengajukan tawaran untuk meminjam pemain sayap asal Brasil itu.

    Media Spanyol Sport menyatakan bahwa Presiden Lazio Claudio Lotito dan Direktur Olahraga Igli Tare telah berkomunikasi dengan sejumlah petinggi Barcelona soal tawaran tersebut.

    Lazio ingin meminjam Malcom dan bersedia membayar gaji si pemain dalam masa peminjaman tersebut. Selain itu mereka mengiming-imingi Barcelona bahwa si pemain akan mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak sehingga bisa membantu perkembangannya.

    Selain itu Lazio juga membuka kemungkinan untuk mempermanenkan status Malcom pada akhir musim.

    Tawaran Lazio itu diyakini menarik perhatian Malcom. Pasalnya dia bisa dibilang sebagai pilihan ketiga bagi Barcelona untuk mengisi posisi sayap.

    Pelatih Ernesto Valverde lebih mempercayakan posisi sayap kepada Lionel Messi, Philippe Coutinho, serta Ousmane Dembele.

    Sejak bergabung dari Bordeaux pada Juli 2018, Malcom memang tak banyak mendapatkan kesempatan bermain. Total dia baru bermain sebanyak 9 kali musim ini dengan membukukan 296 menit.

    SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.