Villefranche Vs PSG: Raksasa Liga 1 Butuh Extra Time untuk Menang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSG, Edinson Cavani dan Thiago Silva. REUTERS/Ciro De Luca

    Pemain PSG, Edinson Cavani dan Thiago Silva. REUTERS/Ciro De Luca

    TEMPO.CO, Jakarta -Juara bertahan Piala Prancis, Paris Saint-Germain, harus bermain sampai babak perpanjangan waktu untuk bisa mengalahkan tuan rumah Villefrance 3-0 pada babak 16 besar Coupe de France itu, Kamis dinihari, 7 Februari 2019. Gol kemenangan raksasa PSG dicetak gelandang asal Jerman, Julian Draxler, pada menit ke-102, penyerang Prancis, Moussa Diaby menit 113, dan Edinson Cavani 119.  

    Villefrance, dari divisi ketiga dalam Liga Prancis, menampilkan sistem pertahanan yang kuat untuk membikin anak-anak PSG merasa frustrasi sepanjang pertandingan normal 90 menit, meski PSG mendominasi pemainan.

    PSG yang memburu trofi kelima beruntun di Piala Prancis mengawali permainan tanpa dua pemain andalannya, yaitu Kylian Mbappe dan Cavani. Keduanya baru dimasukkan pelatih asal Jerman, Tomas Tuchel, dalam babak kedua setelah mereka kesulitan untuk menjebol pertahanan tim dari papan bawah itu.

    Sedangkan pemain andalan PSG lainnya, gelandang Marco Verrati absen dalam laga ini karena mengalami cedera baru dalam latihan Selasa lalu, setelah sebelumnya cedera pergelangan kaki.

    Paris Saint-Germain atau PSG sudah kehilangan Neymar sampai April. Padahal, pekan depan, mereka harus bertandang ke Old Trafford, markas tanding Manchester United, pada pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa.

    SKY SPORTS | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?