Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Liverpool, Manchester City, Gelar Juara Liga Inggris, dan May Day

image-gnews
Penyerang Liverpool, Roberto Firmino melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 31 Maret 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs
Penyerang Liverpool, Roberto Firmino melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 31 Maret 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tinggal Liverpool atau Manchester City yang bisa menjadi juara Liga Primer Inggris musim 2018-2019. Prediksi ini berdasarkan situasi menjelang enam sampai tujuh pertandingan terakhir di antara 20 tim peserta.

Adapun dinihari nanti, Kamis 4 April 2019, juara bertahan Manchester City akan menggeser kembali posisi Livepool di puncak klasemen, jika City berhasil mengalahkan Cardiff di Stadion Etihad, Manchester. Jika hal itu terjadi, Manchester City akan unggul hanya satu poin (80-79) dari Liverpool pada 6 laga terakhir.

Tapi, lepas dari Manchester City menang atau kalah pada Kamis dinihari, 4 April 2019, bisa disimak bagaimana ketatnya persaingan 2 “kuda pacuan juara” di divisi tertinggi Liga Inggris ini, melebihi Lionel Messi dengan Barcelonanya di La Liga Spanyol dan Cristiano Ronaldo dengan Juventus di Seri A Liga Italia. Demikian juga di Bundesliga Jerman.

Dari zaman masih gaya kick and rush tempo dulu sampai sekarang, yang sudah menyerap berbagai varian taktik sepak bola mutakhir –dari berbagai pelatih mancanegara yang membanjiri Inggris-, ada satu hal yang tak berubah di Liga Inggris.

Satu hal itu adalah gairah dari para pemainnya yang meluap-luap di lapangan, menggelegak, dan begitu dinamisnya suasana di lapangan. Kualitas, skill, dan teknik secara peorangan maupun tim boleh kalah dari negara Eropa lain dan Amerika Selatan, tapi passion mereka di lapangan jangan diragukan. Tampil ngotot dan keras, persis seperti adagium sepak bola klasik mereka: kick and rush.

Sejarah sepak bola di Inggris adalah permainan yang dilakukan kelas sosial terbawah, kaum buruh, pengangguran, dan kaum jelata lainnya. Mereka memuntahkan segala tekanan hidup dan mencari penghiburan, antara lain di lapangan sepak bola.

Mereka, para kaum buruh dan jelata lainnya, bisa bersikap urakan, sebagai pemain maupun penonton, di lapangan sepak bola. Dan, hal itu sulit dilakukan di cabang olahraga lain yang berkembang di lapisan atas seperti tenis.

Bicara kaum buruh itu, awal Mei ini adalah peringatan hari buruh internasional, May Day. Dan, pada bulan itu, tepatnya 12 Mei 2019, Liverpool dan Manchester City akan memastikan nasibnya pada partai terakhir Liga Primer 2018-19.

Liverpool akan menjamu Volverhampton Wanderers –yang Rabu dinihari, 3 April 2019, menghantan Manchester United- dan Manchester City akan tampil di kandang Brighton & Hove Albion.

Sebelas hari setelah peringatan May Day edisi 2019 itu, akan terlihat, yaitu apakah Liverpool akan meraih juara Liga Primer Inggris untuk pertama kali dalam 29 tahun terakhir? Atau,  gagal lagi ketika sudah berada di pendakian terakhir menuju puncak pada tiga musim terakhir?

Demikian juga dengan Manchester City. Akankah maestro Barcelona, Pep Guardiola, membawa City memenangi Liga Primer dua kali beruntun atau “hanya” meraih tiga gelar lainnya?

Dalam sejarahnya, Liverpool dan Manchester adalah kota yang dicintai Partai Buruh Inggris dan menjadi salah satu basis massa terbesar partai itu. Sekitar empat-lima tahun lalu, ada usulan dari anggota Partai Buruh Inggris agar  suporter bisa punya saham di tim yang dipujanya.

Warisan kaum buruh masih ada di Liverpool dan Manchester City. Meski, kepemilikan tim Liverpool dan Manchester City kini dimiliki tokoh dan kelompok kapitalis ternama mancanegara, yaitu konglomerat olahraga Amerika Serikat, Tom Werner di bawah bendera perusahaan Fenway Sports Group, dan juragan dari Uni Arab Emirat, Khaldoon Al Mubarak, dengan perusahaan City Footbal Group       

Selain masih menyisakan kelompok suporter garis keras di Liverpool dan City –terutama di The Reds-, yang ingin membendung gerakan penetrasi kapitalisme besar-besaran di sepak bola mereka, gaya permainan sepak bola modern yang diintrodusir manajer Jurgen Klopp dari Jerman dan tokoh Catalonia-Spanyol, Pep Guardiola, bisa disebut penjelmaan dari pengembangan sepak bola ala buruh modern.

Main dalam tempo tinggi, keras, terus menekan, dan dibekali skill individu tinggi untuk bermain kian cepat jika sudah memasuki daerah pertahanan lawan. Itulah inti dari taktik gegenpressing yang dibawa Jurgen Klopp ke Anfield, maupun varian dari tiki-taka yang diterapkan Pep Guardiol di Etihad.

Ketika masih menangani Borussia Dortmund di Bundesliga Jerman, Jurgen Klopp sudah merawat gaya sepak bola mental pekerja. Dan, mengingat gegenpressing di Liverpool adalah mengenang heavy metal football ala Klopp di Dortmund.  

Gaya cepat dan serbamenekan didukung kekuatan fisik yang prima itu diterapkan Guardiola di Manchester City dengan menyerap ilmu utama dari “kampusnya” Barcelona, yaitu penguasaan bola dan alurnya dalam konsep tiki-taka yang dimodifikasi. Menyadari awalnya strata kualitas pemain City masih di bawah Barca, Pep meminta pemainnya semakin meningkatkan kecepatannya jika membawa bola memasuki daerah lawan. Sebab, mereka tidak bisa seenaknya berlama-lama bola karena belum ada penjelmaan Lionel Messi, Andres Iniesta, atau Xavi di Etihad.

Pada dasarnya, sepak bola sekarang kian cepat, penuh tekanan, dan ruang yang tersedia makin sempit karena persaingan perebutan space kian dianggap penting.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menyongsong akhir musim, Mei nanti, Liverpool dan Manchester City akan bermain kejar-kejaran seperti itu dengan tingkat presisi yang tinggi. Terpeleset sedikit saja, pada awal Mei, yang menjadi hari buruh internasional itu, akan terdengar suara-suara peringatan, “Mayday-maday!” buat Liverpool atau Manchester City. Kondisi kapal tim dalam keadaan darurat.

Daftar 6-7 Laga Terakhir Liverpool dan Manchester City:

Liverpool:

1 Jumat, 5 April: Southampton Vs Liverpool

2 Minggu, 14 April: Liverpool Vs Chelsea

3 Minggu, 21 April: Cardiff Vs Liverpool

4 Jumat, 26 April:  Liverpool Vs Huddersfield

5 Sabtu, 4 Mei: Newcastle United Vs Liverpool

6 Minggu, 12 Mei: Liverpool Vs Wolverhampton Wanderers

Manchester City:

1 Rabu, 3 April: Manchester City Vs Cardiff

2 Minggu, 14 April: Cyrstal Palace Vs Manchester City

3 Sabtu, 20 April: Manchester City Vs Tottenham

4 Rabu, 24 April: Manchester United Vs Manchester City

5 Minggu, 28 April: Burnley Vs Manchester City

6 Sabtu, 4 Mei: Manchester City Vs Leicester

7 Minggu, 12 Mei: Brighton Vs Manchester City

---

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kevin De Bruyne Mengaku Belum Siap Pensiun dari Timnas Belgia setelah Euro 2024

2 hari lalu

Kiper Rumania Florin Nita menangkap bola saat berlduen dengan pemain Belgia Kevin De Bruyne  dalam pertandingan Grup E Euro 2024 di Stadion Cologne, Cologne, 23 Juni 2024. REUTERS/Wolfgang Rattay
Kevin De Bruyne Mengaku Belum Siap Pensiun dari Timnas Belgia setelah Euro 2024

Kevin De Bruyne mencetak gol kedua saat Timnas Belgia memetik kemenangan pertama di Euro 2024, dengan mengalahkan Rumania 2-0 di Grup E.


Liverpool Berminat dengan Kenan Yildiz, Mengenal Pesepak Bola Asal Turki Ini

5 hari lalu

Aksi pemain Juventus, Kenan Yildiz menjebol gawang Frosinone dalam laga perempat final Coppa Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia, 11 Januari 2024. Hasil ini mengantarkan Juventus ke semifnal Coppa Italia dan akan menghadapi Lazio yang lebih dulu lolos dengan menyingkirkan AS Roma 1-0.  REUTERS/Massimo Pinca
Liverpool Berminat dengan Kenan Yildiz, Mengenal Pesepak Bola Asal Turki Ini

Liverpool mengincar pemain muda Juventus Kenan Yildiz


32 Tahun Mohamed Salah Pemain Mesir Bersinar di Liverpool

9 hari lalu

Pemain Liverpool Mohamed Salah. REUTERS/Carl Recine
32 Tahun Mohamed Salah Pemain Mesir Bersinar di Liverpool

Karier sepak bola Mohamed Salah kapten Timnas Mesir ini terus bersinar bersama Liverpool di usianya yang ke-32.


Berlanjut dengan Manchester City, Simak Perjalanan Karier Stefan Ortega

10 hari lalu

Stefan Ortega. FOTO/instagram/stefan.ortega1
Berlanjut dengan Manchester City, Simak Perjalanan Karier Stefan Ortega

Stefan Ortega Moreno menandatangani kontrak perpanjangan dengan Manchester City hingga 2026


Rayakan Konser ke-100, Taylor Swift Konfirmasi The Eras Tour Berakhir di Desember 2024

11 hari lalu

Taylor Swift. Foto: Instagram/@taylorswift
Rayakan Konser ke-100, Taylor Swift Konfirmasi The Eras Tour Berakhir di Desember 2024

Taylor Swift memulai The Eras Tour sejak Maret 2023 dan akan berakhir pada 8 Desember 2024


Mengenal Florian Wirtz yang Tak Jadi Diincar Liverpool

12 hari lalu

Florian Wirtz. FOTO/Instagram/flowirtz27
Mengenal Florian Wirtz yang Tak Jadi Diincar Liverpool

Klub Liga Inggris, Liverpool FC membantah soal kabar transfer Florian Wirtz


Maju Mundur Real Madrid Ikut Piala Dunia Antarklub

13 hari lalu

Real Madrid menjuarai Piala Dunia Antarklub 20222. REUTERS/Susana Vera
Maju Mundur Real Madrid Ikut Piala Dunia Antarklub

Real Madrid telah mengonfirmasi bahwa mereka akan berpartisipasi dalam Piala Dunia Antarklub FIFA. Meski sebelumnya Carlo Ancelotti tak ambil bagian.


Louis van Gaal Komentari Posisi Erik ten Hag di Manchester United yang Disebutkan Tengah Terancam, Juga Kedatangan Arne Slot di Liverpool

16 hari lalu

Pelatih Manchester United, Erik ten Hag. REUTERS/Carl Recine
Louis van Gaal Komentari Posisi Erik ten Hag di Manchester United yang Disebutkan Tengah Terancam, Juga Kedatangan Arne Slot di Liverpool

Louis van Gaal memberikan komentar soal rumor Erik ten Hag akan dipecat Manchester United, juga mengomentari kedatangan Arne Slot di Liverpool.


Bursa Transfer Liga Inggris: Stefan Ortega Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2026

16 hari lalu

Pelatih Manchester City Pep Guardiola dan kiper Stefan Ortega. Action Images via Reuters/Paul Childs
Bursa Transfer Liga Inggris: Stefan Ortega Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2026

Penjaga gawang asal Jerman Stefan Ortega resmi memperpanjang kontrak dengan Manchester City selama satu musim hingga akhir musim 2026.


Membedah Aturan 'Transaksi Pihak Terkait' yang Sedang Digugat Manchester City dan Konsekuensinya Bila Dikabulkan

20 hari lalu

Pemain Manchester City Erling Braut Haaland dan Ederson menyemprotkan sampanye saat parade perayaan keberhasilan menjuarai Liga Inggris di Manchester, 27 Mei 2024. Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Membedah Aturan 'Transaksi Pihak Terkait' yang Sedang Digugat Manchester City dan Konsekuensinya Bila Dikabulkan

Manchester City menggugat Premier League, operator Liga Inggris, untuk menghapus aturan Transaksi Pihak Terkait (Associated Party Transaction).