Piala Presiden, Persebaya Kembali Pecahkan Rekor Penonton

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penonton Persebaya di Gelora Bung Tomo pada semifinal kedua Piala Presiden 2019 (pssi.org)

    Penonton Persebaya di Gelora Bung Tomo pada semifinal kedua Piala Presiden 2019 (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persebaya Surabaya kembali memecahkan rekor penonton di Piala Presiden 2019. Itu berdasarkan laporan dari panitia pelaksana pertandingan di laga Persebaya kontra Madura United pada leg pertama semifinal di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu petang, 3 April.

    Seperti biasa, panitia pelaksana pertandingan selalu mengumumkan jumlah penonton maupun pendapatan tiket yang didapatkan dalam pertandingan Piala Presiden ketika memasuki menit ke-75. Begitu pun di laga ini, panpel mengumumkan jumlah penonton yang memadati stadion sebanyak 50 ribu orang.

    Jumlah itu melebihi catatan rekor penonton sebelumnya saat Persebaya menjamu Tira Persikabo, pada babak perempat-final. Ketika itu, panitia mencatat jumlah penonton yang hadir sebanyak 42.230 orang.

    Dari penjualan tiket, hari itu, panpel juga mengumumkan meraup Rp 2,5 miliar. Tentunya animo seperti ini bakal terus berlanjut, jika memang Persebaya lolos ke final.

    Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman mengapresiasi kehadiran Bonek dan Bonita saat pertandingan. Kemenangan lawan Madura United pun dipersembahkan khusus untuk suporter Persebaya.

    "Bonek hari ini luar biasa. Mereka selalu berikan dukungan maksimal untuk tim. Semoga leg kedua kami tetap diberikan kemenangan untuk lolos final," katanya.

    Babak semifinal sendiri masih menyisakan satu pertandingan lagi. Laga pertemuan kedua akan digelar di kandang Madura United, 6 April mendatang. Persebaya Surabaya mendapatkan modal positif dari leg pertama, lantaran berhasil menang tipis 1-0, lewat gol Manucheckhr Dzhalilov.

    PSSI.ORG | PERSEBAYA.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.