Gladiator Dilepas, Arema FC Beli Pemain Asing Usai Piala Presiden

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Arema FC, Kartika Ajie, bersama tim (pssi.org)

    Kiper Arema FC, Kartika Ajie, bersama tim (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruddy Widodo, general manager Arema FC, mengatakan sudah mengantongi satu nama penyerang asing anyar yang akan didatangkannya menggantikan posisi Robert Lima Gladiator, yang kontraknya tidak dilanjutkan usai menjuarai Piala Presiden 2019. Pengurus Arema FC itu menyebut si pemain merupakan pemain asing yang sudah tidak asing lagi.

    Manajer asal Madiun itu menyatakan Gladiator sudah dikembalikan ke agennya setelah final Piala Presiden 2019. Penyerang asal Brasil itu tak bisa melanjutkan kebersamaannya dengan Arema untuk Liga 1 2019, karena alasan kebugaran fisik dan cedera betis yang dideritanya.

    "Untuk pengganti Gladiator, saya sudah berkomunikasi dengan si pemain. Tapi, sebelum dia menginjakkan kaki di Malang, saya tidak mau membeberkan namanya," kata Ruddy kepada Wearemania.net.

    Setelah pertandingan pertemuan pertama babak Final Piala Presiden 2019, saat Arema mengimbangi Persebaya 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 9 April 2019, Ruddy terbang ke Jakarta untuk menemui sang pemain dan agennya. Mereka sudah bersepakat dan pemain itu tinggal menjalani tes medis di Malang.

    "Ketika kami berbincang, dia bilang bahwa sangat ingin bermain di Arema sejak lama, bahkan ternyata dia mengamati klub ini. Kami sudah bersepakat saat bertemu, sebelumnya kami juga sudah berkomunikasi lewat chat," ia menambahkan.

    Pria berkacamata itu menjadwalkan si penyerang asing pengganti Gladiator ini akan tiba pada sesi latihan pertama Arema usai libur sepekan, Sabtu sore, 20 April 2019. Menurutnya, status pemain yang masih dirahasiakan kewarganegaraannya tersebut bukan lagi akan menjalani tes, tapi langsung dikontrak.

    "Yang jelas dia pemain asing yang sudah tidak asing lagi, karena sudah pernah bermain di Indonesia sebelumnya, statusnya bukan lagi trial atau dicoba, tapi tetap harus melalui tes kesehatan dulu," kata pengurus teras Arema FC ini.

    WEAREMANIA.NET | PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.