Real Madrid Butuh Paul Pogba dan Cristian Erikssen

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Real Madrid. REUTERS/Susana Vera

    Real Madrid. REUTERS/Susana Vera

    TEMPO.CO, JakartaReal Madrid disebut membutuhkan setidaknya dua pemain untuk memperbaiki performa mereka musim depan. Lini tengah menjadi fokus perbaikan Pelatih Zinedine Zidane. '

    Media Spanyol, Marca, menyebutkan bahwa Pogba merupakan prioritas utama Zidane pada bursa transfer musim panas ini. Zidane membutuhkan keunggulan fisik yang dimiliki Pogba untuk menggantikan Toni Kroos yang mulai termakan usia.

    Dengan tinggi 1,9 meter, Pogba diyakini bisa membuat lini tengah Real Madrid lebih kuat bersama Casemiro.

    Selain itu, Real Madrid juga membutuhkan fleksibilitas Pogba. Pesepakbola asal Prancis itu dikenal memiliki kemampuan untuk bermain di semua posisi di lini tengah meskipun posisi terbaiknya sebagai gelandang kiri dan penyerang lubang di belakang penyerang tengah.

    Selain Pogba, Real Madrid juga dinilai membutuhkan tenaga gelandang Tottenham Hotspur, Cristian Erikssen. Jebolan akademi Ajax Amsterdam tersebut diminati Zidane sebagai pengganti Luka Modric yang musim lalu seperti kehilangan sentuhan magisnya.

    Eriksen memiliki kemampuan mengendalikan permainan lewat umpan-umpan terukurnya. Dia juga memiliki kemampuan mengeksekusi bola mati yang apik, baik dengan menendang langsung atau pun memberikan assist kepada rekan-rekannya.

    Musim ini Erikssen tercatat sebagai pemberi assist kedua terbanyak di Liga Inggris. Dengan 17 assist, dia hanya kalah dari Eden Hazard yang juga disebut diminati Real Madrid.

    Selain Pogba dan Erikssen, Real Madrid disebut sudah mempersiapkan dua calon incaran lainnya. Mereka adalah gelandang Ajax Amsterdam Donny van de Beek dan pemain Juventus Miralem Pjanic.

    Van de Beek menjadi incaran Real Madrid setelah sukses membawa Ajax Amsterdam lolos ke semifinal Liga Champions musim ini. Dia dinilai memiliki keistimewaan karena mampu membaca permainan lawan dengan sangat baik. Alhasil dia kerap berada di tempat yang tepat dan waktu yang tepat saat melancarkan serangan.

    Sementara Pjanic menjadi opsi terakhir Madrid. Dengan usia yang sudah 29 tahun, gelandang asal Bosnia itu dianggap bukan pilihan ideal jika Real Madrid ingin membangun skuad jangka panjang. Karena itu dia menjadi pilihan terakhir Madrid setelah Paul Pogba, Cristian Erikssen dan Donny van de Beek.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Peluru Tajam di Malam Jahanam Kerusuhan 22 Mei 2019

    Dalam kerusuhan 22 Mei 2019, empat orang tewas dengan luka mirip bekas tembakan. Seseorang diduga tertembak peluru tajam.