Real Madrid: Kroos Perpanjang Kontrak, Bale Hampir Pasti Pergi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid, Toni Kroos. REUTERS/Javier Barbancho

    Pemain Real Madrid, Toni Kroos. REUTERS/Javier Barbancho

    TEMPO.CO, JakartaToni Kroos dan Gareth Bale oleh media Spanyol sama-sama dikategorikan sebagai pemain yang masa depannya tak jelas di bawah arahan Zinedine Zidane. Namun, perkembangan terkini nasib keduanya ternyata berbeda: Kroos pasti bertahan, sedangkan Bale hampir pasti akan pergi.

    Kroos telah menyetujui untuk memperpanjang kontraknya dengan Real Madrid hingga 2023. Hal itu sudah dikonfirmasi oleh Real Madrid.

    Pemain berusia 29 tahun itu, yang bergabung dari Bayern Munich pada 2014, sebenarnya baru akan habis kontraknya pada 2022. Namun, ia kini menyetujui perpanjangan kontraknya itu.
    Musim ini, ia tampil dalam 28 pertandingan La Liga. Pada musim sebelumnya, ia berperan besar ikut membantu pasukan Zidane tiga gelar Liga Champions berturut-turut.

    Bale juga berperan besar ikut mengantar Madrid merebut tiga gelar juara Liga Champions itu. Tapi, ia tampaknya sudah tak lagi mendapat tempat di hati Zidane.

    Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, bahkan menyebut peluang Bale untuk bertahan pada musim depan hampir mustahil. "Zidane tak berminat padanya. Hubungan mereka akan segera berakhir," kata dia seperti dikutup BBC Sport.

    Calderon juga menyebut, tak akan mudah bagi Madrid untk menjual Bale karena harga dan gajinya yang selangit. "Mungkin dia akan dipinjamkan," kata dia.

    Selain Bale, pemain lain yang gencar dikabarkan akan hengkang adalah Keylor Navas, Marcelo, dan Isco. Real Madrid juga disebut-sebut tengah menguncar bintang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe yang mengisyaratkan akan hengkang.

    MARCA | FOOTBALL ESPANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.