Ini 9 Aturan Baru untuk Liga Champions dan Liga Eropa Musim Depan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker Barcelona Lionel Messi berjalan tertunduk usai bertanding melawan Liverpool dalam Leg Kedua Liga Champions di Anfield, Liverpool, Inggris, 7 Mei 2019. Barcelona harus akui ketangguhan Liverpool yang berhasil menang telak dengan skor 4-0. REUTERS/Phil Noble

    Striker Barcelona Lionel Messi berjalan tertunduk usai bertanding melawan Liverpool dalam Leg Kedua Liga Champions di Anfield, Liverpool, Inggris, 7 Mei 2019. Barcelona harus akui ketangguhan Liverpool yang berhasil menang telak dengan skor 4-0. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Aturan baru akan diterapkan di Liga Champions dan Liga Eropa musim depan. Bahkan, salah satu aturan itu sudah berlaku pada partai final kedua kompetisi tahun ini.

    Baca: Kenapa Final Liga Champions Tahun Ini Digelar Lebih Lembat?

    Badan Sepak bola Eropa, UEFA, menetapkan sembilan perubahan aturan, setelah bertemu dengan Dewan FA Internasional (International Football Association Board/IFAB), yang terdiri dari empat negara dan empat perwakilan FIFA, di Aberdeen, Maret lalu.

    Berikut kesembilan aturan baru itu:

    1. Pemain lawan tidak boleh berada di pagar betis atau dinding pemain (defensive walls) saat berlangsungnya tendangan bebas. Mereka diharuskan setidaknya berada satu meter dari pagar betis.

    2. Tak ada lagi drop ball. Bola akan langsung diberikan langsung ke penjaga gawang jika permainan dihentikan di dalam kotak penalti. Jika pertandingan dihentikan di luar kotak penalti, maka drop ball atau akan diberikan untuk tim yang terakhir menyentuh bola. Saat drop ball dilakukan pemain lain harus berjarak empat meter dari bola.

    Baca: Fakta Final Liga Champions Tottenham Hotspur vs Liverpool

    3. Jika seorang pemain mencetak gol dengan menggunakan bagian dari tangannya, bahkan ketika dilakukan secara tidak sengaja, maka itu akan dianggap sebagai sebuah pelanggaran atau handball, sehingga membuat gol dianulir.

    4. Saat menghadapi tendangan penalti, kiper kini hanya perlu meletakkan satu kakinya di garis. Tapi, ia tidak diperbolehkan menyentuh tian gawang, gawang, serta jaring sebelum tendangan dilakukan.

    5. Pemain pengganti wajib meninggalkan lapangan di posisi terdekatnya. Ia tidak lagi diwajibkan kembali ke tempat wasit mengatur pergantian, karena dianggap telah membuang banyak waktu.

    Baca: Manchester City Terancam Sanksi Dilarang Main di Liga Champions

    6. Pelatih dan manajer nanti akan diberikan kartu merah dan kuning jika melakukan pelanggaran. Aturan ini telah diberlakukan di ajang Piala Liga Inggris musim ini.

    7. Tendangan gawang atau tendangan bebas di arena kotak penalti tak perlu lagi dilakukan dengan memastikan bola meninggalkan kotak penalti. Namun, pemain lawan tak boleh berada di kotak penalti sebelum bola jadi hidup.

    8. Tim yang menang undian di awal laga, bisa memilih bola atau gawang.

    9. Setiap tim yang berlaga di final Liga Champions dan Liga Eropa diperbolehkan menempatkan 12 pemainnya untuk duduk di bangku cadangan dan membawa maksimal 23 pemain. Sebelumnya UEFA hanya memberlakukan aturan dengan mendaftarkan 22 pemain dan tujuh di antaranya harus duduk di bangku cadangan pemain. Namun, pergantian tetap tiga orang.

    Baca: Superkomputer Prediksi Tottenham Kalah di Final Liga Champions

    Aturan terakhir, soal pergantian pemain, sudah akan diberlakukan di final Liga Champions dan Liga Eropa musim ini.

    Satu aturan lain, soal larangan mencetak gol dari bola rebound saat tendangan penalti dilakukan, ditolak IFAB.

    TALK SPORT | UEFA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.