Persija Vs Persib: Tony cs Tak Ada Masalah Lawan Persib

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tony Sucipto. (persija.id)

    Tony Sucipto. (persija.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertemuan Persija Jakarta dengan Persib Bandung identik dengan rivalitas antarsuporter, yakni The Jakmania dan Bobotoh. Sementara di atas lapangan, kedua tim nampak "mesra" saat beberapa pemain memilih pindah klub.

    Musim ini ada tiga pemain Persija yang pernah membela Persib. Mereka adalah Maman Abdurrahman, Shahar Ginanjar, dan Tony Sucipto.

    Tony menegaskan tidak ada rivalitas antara Persija dengan Persib. Ia menilai rivalitas hanya ada di atas kertas atau buatan media semata. "Laga Persija-Persib sama saja seperti pertandingan lainnya," kata Tony saat sesi wawancara di Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.

    Pemain belakang Persija itu menyatakan tidak ada bedanya saat harus menghadapi Persib. Perbedaan utama, menurut dia, ialah kedua tim akan kembali bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta setelah absen selama lima tahun.

    Di sisi lain, Persija bagi Tony bukan klub asing. Sebab pada musim 2010 ia pernah membela tim berjuluk Macan Kemayoran itu selama semusim sebelum akhirnya bermain untuk Persib selama delapan musim. "Sekarang sudah di Persija (lagi) jadi profesional saja," ucap Tony.

    Senada dengan Tony, Shahar menyatakan pertemuan dengan mantan klubnya besok tidak bisa dikaitkan secara personal. Sebagai pemain profesional, komitmen Shahar tidak berubah meski sudah berganti klub. "Saya keluar dari Persib dari 2015. Jadi lawan siapa pun tidak ada sangkut pautnya," tutur kiper Persija itu.

    Persija Jakarta akan menghadapi Persib Bandung di laga lanjutan Liga 1 Indonesia. Kedua tim bakal saling berhadapan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.