Pesan Pelatih Persipura Jacksen Pasca-Kerusuhan Papua

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago. (liga-indonesia.id)

    Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta -Kondisi yang belum kondusif pasca-kerusuhan di Jayapura, Papua, berdampak pada laga lanjutan Liga 1 2019. Pertandingan Persipura Jayapura melawan Bali United yang mestinya digelar di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu, 1 September 2019, terpaksa ditunda.

    PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyatakan laga itu ditunda karena alasan keamanan. "Penundaan murni dikarenakan situasi yang kurang ideal. Hal ini sudah kami koordinasikan secara langsung dengan pihak Persipua," kata Manajer Kompetisi PT LIB, Asep Saputra seperti dikutip dari laman Liga Indonesia.

    Pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago memaklumi jika alasan penundaan itu terkait faktor keamanan, karena itu demi kepentingan bersama. "Keamanan, pastinya hal paling diutamakan bagi kami warga sebuah negara kan," ujar Jacksen saat dihubungi Tempo, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Menurut pelatih berusia 51 tahun ini, kondisi yang terjadi di Jayapura tidak berpengaruh terhadap persiapan timnya di Liga 1 2019. Ia mengatakan, pemainnya tetap fokus ke liga dan menjalani latihan secara reguler. "Kami punya kegiatan tetap jalan normal aja," kata dia.

    Pelatih asal Brasil ini pun meminta kepada seluruh rakyat untuk berdoa supaya Papua dan juga Indonesia tetap damai. Ia mengatakan, semua orang pasti menolak perilaku rasial yang memicu kerusuhan. "Kami semua menolak hal yang berbau rasis maupun ekstrim, kami semua adalah ciptaan Tuhan," ucapnya.

    Rusuh Papua terjadi di Jayapura, Kamis, 29 Agustus. Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) di Jalan Raya Abepura dibakar massa. Kantor Telkom di Jalan Koti juga dibakar. Massa juga membakar fasilitas layanan publik, seperti kantor pos, SPBU, yang lokasinya berjejeran. Ribuan massa itu juga melempari beberapa kantor dan hotel di Jayapura.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.