Bangkalan Ingin SGB Jadi Salah Satu Arena Piala Dunia U-20

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Madura United, Greg Nwokolo (tengah) berebut bola dengan pemain PSM Makassar, Hamka Hamzah (kiri) dan Ardan Aras (kanan) dalam laga Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan,  Bangkalan, Jawa Timur, 29 Juli 2017. ANTARA/Saiful Bahri

    Pemain Madura United, Greg Nwokolo (tengah) berebut bola dengan pemain PSM Makassar, Hamka Hamzah (kiri) dan Ardan Aras (kanan) dalam laga Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, 29 Juli 2017. ANTARA/Saiful Bahri

    TEMPO.CO, Bangkalan - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, berharap Stadion Gelora Bangkalan (SGB) bisa menjadi salah satu tempat pertandingan Piala Dunia U-20 pada 2021, selain Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Kota Surabaya.

    Sekretaris Daerah Pemkab Bangkalan, Setijabudi, mengatakan agar SGB memenuhi syarat menjadi stadion, diperlukan sejumlah pembenahan, seperti menutup semua tribun penonton dengan atap serta pembenahan fasilitas lain.

    Diperkirakan biaya renovasi SGB itu membutuhkan dana Rp 55 miliar. Setijabudi mengakui APBD tak mampu membiaya renovasi SGB, maka diajukanlah anggaran itu ke Pemprov Jawa Timur.

    "Kita ingin menambah tribun penonton, karena kita juga ingin menjadi bagian dari Piala dunia U-20. Makanya kita ajukan anggaran itu," kata dia, Rabu, 13 November 2019.

    Di luar kebutuhan atap tribun itu, secara umum Budi menilai SGB sudah layak menggelar pertandingan Piala Dunia. Menurut dia, rumput SGB adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. "Rumputnya sudah standart nasional dan paling bagus se-Madura," ucap dia.

    Sebab itu, Budi berharap, Pemprov Jatim mengamini  pengajuan anggaran tersebu, sehingga nantinya kabupaten Bangkalan bisa ikut berpartisipasi pada Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada tahun 2021 mendatang. "Semoga pemprov Jatim menyetujui," harap dia.

    MUSTHOFA BISRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.