Larangan Transfer Chelsea Dicabut, Frank Lampard Mau Pemain Baru

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea, Frank Lampard. REUTERS

    Pelatih Chelsea, Frank Lampard. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengatakan ia akan medatangkan pemain baru pada bursa transfer pemain Januari mendatang. Ia memastikan bahwa kehadiran pemain baru nantinya tidak akan berdampak pada pemain muda yang ada di timnya.

    Larang melakukan tranfer pemain yang dijatuhkan kepada Chelsea telah dicabut pada pekan lalu, setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga mengurangi embargo transfer mereka. Semula, The Blues dijatuhkan embargo transfer selama dua jendela transfer akibat melanggar peraturan transfer internasional dan mendaftarkan pemain di bawah usia 18 tahun.

    "Saya akan selalu melihat semua area tim," kata Lampard. "Di musim panas kami kehilangan Eden Hazard yang merupakan bagian besar dalam mencetak gol dan membangun serangan pada musim lalu dan musim sebelumnya," dia menambahkan.

    Meski kehilangan Eden Hazard, Chelsea tampil bagus pada musim ini. Saat ini The Blues menduduki peringkat keempat di Liga Inggris dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah memastikan kemenangan 2-1 atas Lille pada Rabu dinihari WIB. Meski begitu, Lampard mengatakan dirinya ingin performa timnya meningkat dari saat ini.

    "Kami menunjukkan hal itu di liga dan di Liga Champions. Tetapi ke depan apakah kami bisa menjadi lebih baik? Bisakah kami menjadi lebih baik di lini depan, membantu kami berkompetisi? Saya pikir kami akan selalu melihat itu," tuturnya.

    Ia memastikan bahwa kehadiran pemain baru ke Chelsea tidak akan menghambat pemain muda. "Saya tidak berpikir itu akan menjadi jadi masalah karena mereka tetap ada di sini. Saya percaya pada kualitas pemain muda di tim ini," ucapnya. "Saya ingin mereka semua menjadi lebih baik dan meningkat karena usia mereka dan mereka berada dalam masa perkembangan."

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?