PSSI Siapkan 12 Laga Uji Coba untuk Tim Piala Dunia U-20

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. TEMPO/Nurdiansah

    Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, mengatakan sudah menyiapkan para pemain yang akan berlaga di Piala Dunia U-20. Ajang kejuaraan ini akan berlangsung di Indonesia pada 2021.

    Menurut Iwan Bule, pemain yang akan tampil adalah para pemain dari Timnas U-19 ditambah dengan Garuda Select yang saat ini sedang berlatih di Birmingham, Inggris. Para calon pemain Piala Dunia U-20 itu akan ke klub untuk melakukan latihan di klub.

    PSSI, kata dia, juga telah menyiapkan pertandingan uji coba yang akan dijalani tim yang akan tampil di Piala Dunia U-20 hingga Maret 2020. "Itu banyak sekali, ada 12 uji coba dan negara-negara yang mempunyai kategori dengan nilai dari FIFA yang tinggi seperti Iran, Arab, Uzbekistan, dan lainnya," kata Iwan Bule seusai bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin, 16 Desember 2019.

    Selain menyiapkan pemain, Iwan Bule menyebutkan PSSI juga mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan jaminan kemudahan dari Pemerintah Indonesia untuk pemain asing, serta persiapan dari sisi layanan telekomunikasi, fiber optik dan kemudahan-kemudahan lain untuk bisa mengakses pertandingan. "Mereka akan membawa barang-barang kebutuhan sehingga harus dipastikan tidak kena pajak," katanya.

    Menurut Iwan Bule, Presiden Jokowi juga memberi arahan untuk memajukan sepak bola di Indonesia. "Beliau mengarahkan soal sepak bola kita agar maju, agar bagus, agar sesuai keinginan masyarakat karena sepak bola salah satu olahraga yang digemari oleh rakyat," katanya.

    Ia juga mengatakan dalam kesempatan itu PSSI juga memperkenalkan jajaran pengurus baru periode 2019-2023 hasil Kongres PSSI pada November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?