Pogba Baru Main 6 Kali buat MU, Solskjaer Tak Mau Menjualnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United, Paul Pogba. REUTERS/John Sibley

    Pemain Manchester United, Paul Pogba. REUTERS/John Sibley

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menegaskan gelandang bintangnya Paul Pogba tidak dijual pada jendela transfer musim dingin ini.

    Komentar itu dilontarkan Solskjaer menanggapi kencangnya spekulasi Pogba bakal pergi setelah hanya tampil enam kali untuk MU musim ini dan sejak 30 September menepi karena cedera pergelangan kaki.

    "Tidak. Pogba tidak akan dijual Januari nanti," kata Solskjaer dalam jumpa pers dilansir Reuters, Jumat. "Saya harap ia bisa main lagi tahun ini. Kami akan melihat bagaimana kondisinya, tapi saya tidak akan menekannya...kami membutuhkannya dalam kondisi 100 persen. Kami tidak akan mengambil risiko berlebih."

    Solskjaer juga memuji Pogba sebagai salah satu pemain yang bisa menjadi pembeda bagi MU, jika pada akhirnya legiun Prancis itu bisa merumput lagi.

    "Paul tampil fantastis bagi kami sejauh ini. Kami tahu di dalam dirinya ada kualitas salah satu pemain terbaik di dunia," ujarnya. "Ia butuh waktu untuk bugar kembali, tapi ketika ia pulih bakal jadi pembeda bagi kami."

    Pogba masih dihubung-hubungkan dengan ketertarikan sejumlah tim raksasa Eropa seperti Juventus dan Real Madrid, terlebih belakangan dikabarkan ia menolak perpanjangan kontrak di Old Trafford.

    Manchester United akan melawat ke markas tim juru kunci Watford dalam laga pekan ke-18 Liga Inggris pada Minggu (22 Desember). Saat ini mereka tertahan di urutan keenam klasemen dengan koleksi 25 poin. MU tak terkalahkan dalam enam laga terakhir tetapi hanya mengantungi tiga kemenangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.