Arteta Puji Keberanian Martinelli Saat Arsenal vs Chelsea 2-2

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal Gabriel Martinelli, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang West Ham United dalam pertandingan Liga Inggris di London Stadium, 10 Desember 2019. REUTERS/David Klein

    Pemain Arsenal Gabriel Martinelli, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang West Ham United dalam pertandingan Liga Inggris di London Stadium, 10 Desember 2019. REUTERS/David Klein

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pujian untuk pemain muda The Gunners, Gabriel Martinelli. Arteta salut dengan keberanian Gabriel ketika pemain muda itu mencetak gol ketika Arsenal bermain imbang 2-2 di kandang Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris Rabu dinihari WIB.

    Ketika itu, Matinelli berlari setengah lapangan untuk melakukan serangan balik ke The Blues. Ia kemudian melewati bek Chelsea dan akhirnya mencetak gol yang membuat kedudukan menjadi 1-1. Sebelumnya tuan rumah unggul lebih dulu lewar tendangan penalti Jorginho pada menit ke-28.

    Gol Martinelli itu bermula dari sepak pojok Willian yang mampu dihalau Shkodran Mustafi. Bola kemudian mengarah ke Martinelli yang berdiri di dekat kotak penalti Arsenal. Ia kemudian menggiring bola menuju pertahanan Chelsea.

    Chelsea kembali unggul lewat gol Cesar Azpilicueta pada menit ke-84. Tiga menit kemudian, Arsenal membuat kedudukan kembali sama lewat gol Hector Bellerin.

    Arteta puas dengan hasil imbang 2-2. Sebab, timnya bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-26 setelah wasit memberikan kartu merah kepada bek The Gunners, David Luiz. Wasit mengusir Luiz keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran terhadap Tammy Abraham di kotak penalti.

    "Bermain di stadion tersebut, dengan cara yang telah dilakukan, dengan 10 pemain, dan bermain melawan Azpilicueta (bek Chelsea Cesar Azpilicueta), yang menurut saya adalah salah satu bek terbaik di Premier, perlu keberanian untuk melakukannya," kata Arteta mengomentari keberanian Martinelli.

    "Beberapa kali saya ingin menarik dia keluar lapangan karena dia terlihat lelah dan kram, tetapi pada menit berikutnya dia berlari 60 yard (sekitar 54,9 meter)," kata mantan asisten pelatih Manchester City, Pep Guardiola ini.

    "Bukan hanya dia. Saya pikir Laca (Alexandre Lacazette) bermain di level yang baik, bahkan jika dia tidak mencetak gol, Nico (Nicolas Pepe) juga, dan semua orang yang masuk," dia menambahkan.

    "Mereka berjuang sangat keras dalam latihan untuk mencoba meyakinkan kami untuk bermain lebih banyak. Ketika mereka mempertanyakan beberapa hal, saya mengatakan kepada mereka untuk menunjukkan di lapangan dan ini yang ditunjukkan di lapangan," tutur Arteta.

    Pada laga itu, Arteta tidak melakukan pergantian pemain untuk memperkuat lini pertahanan setelah David Luiz dikeluarkan dari lapangan. Ia tetap mempertahankan Granit Xhaka sebagai bek tengah bersama Mustafi.

    "Kami memutuskan untuk mempertahankan skuad seperti adanya dan memberikan kesempatan kepada para pemain. Saya ingin melihat bagaimana mereka menanggapi hal itu," Arteta menjelaskan.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.