Persija Dikalahkan Persebaya 4-1, Farias Ungkap Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Persija Marko Simic dalam laga Final Piala Gubernur Jawa Timur melawan Persebaya. Instagram/@Persijajkt

    Selebrasi pemain Persija Marko Simic dalam laga Final Piala Gubernur Jawa Timur melawan Persebaya. Instagram/@Persijajkt

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias mengatakan kalah jumlah pemain di lapangan membuat timnya kesulitan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis, 20 Februari 2020.

    “Pemain berkurang sehingga organisasi permainan tidak berkembang dan melawan tim sekelas Persebaya tentu susah,” ujarnya kepada wartawan setelah pertandingan usai.

    Tim Macan Kemayoran harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31 setelah bek Ryuji Utomo melanggar David Da Silva. Ryuji Utomo dinilai wasit secara sengaja menarik David Da Silva yang sudah menang dalam adu lari di barisan pertahanan terakhir.

    Setelah Ryuji terpaksa keluar lapangan, pelatih Persija menarik Evan Dimas dan memainkan Alfatih Fatheer untuk menggantikan peran mengawal gawang Sahar Ginanjar.

    Pesepakbola Persebaya Mahmod Eid (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Persija Maman A Rahman (kedua kiri) dalam final Piala Gubernur Jawa Timur di Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis 20 Februari 2020. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Dalam laga final memperebutkan gelar juara pramusim Piala Gubernur Jatim 2020 yang disaksikan sekitar 20 ribu suporter tersebut,Persija harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 1-4.

    Gol-gol Persebaya dicetak Oktafianus Fernando menit ke-3, Makan Konate menit ke-52, Ricky Kambuaya menit ke-55, serta Mahmoud Eid menit ke-80. Satu-satunya gol Persija diciptakan Marko Simic menit ke-43.

    Dalam jumpa pers itu, Sergio Farias mengucapkan selamat kepada Persebaya yang telah memenangkan pertandingan sekaligus juara di turnamen pramusim Liga 1 tersebut. “Persebaya tim yang bagus dan pemainnya tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” ucap pelatih asal Brasil tersebut.

    Pemain Persija, Marc Klok, mengatakan kehilangan satu pemain mempengaruhi organisasi permainan tim di lapangan. Meski begitu, mantan pemain PSM Makassar itu secara pribadi merasa senang karena bisa menjalani debut bersama tim barunya.

    “Kami mau juara di turnamen ini. Tapi tidak apa-apa, kami sekarang fokus ke Liga 1 yang tidak lama lagi bergulir,” kata Klok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.