Mentereng Bersama Garuda Select, Bagus Ingin Berkarier di Eropa

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Garuda Select, Bagus Kahfi, dalam laga melawan Inter Milan di Sunning Development Center, Milan, Rabu, 22 Januari 2020. Garuda Select takluk 2-3. (pssi.org)

    Pemain Garuda Select, Bagus Kahfi, dalam laga melawan Inter Milan di Sunning Development Center, Milan, Rabu, 22 Januari 2020. Garuda Select takluk 2-3. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta- Bergabungnya Brylian Aldama ke salah satu agensi pemain bergengsi di Eropa membuka jalan bagi pemain lain untuk mengikuti jejak serupa. Salah satu yang berpotensi 
    mendapatkan peluang yang sama adalah Bagus Kahfi, pemain yang berposisi penyerang di tim Garuda  Select.
     
    Sepanjang mengikuti program Garuda Select, pemain asal Magelang itu sangat menonjol. Sejak kembali bergabung dengan Garuda Select pada akhir tahun 2019, ia telah mencetak 14 gol.
     
    Saudara kembar Bagas Kaffa ini berkeinginan bermain di kompetisi Eropa. "Saya 100 persen ingin berkarier di Eropa. Semua itu saya percayakan langsung kepada Dennis Wise soal ke klub mana saya akan bermain," ucap Bagus melalui siaran pers, Kamis, 27 Februari 2020.
     
    Hanya saja, Bagus saat ini tercatat sebagai bagian dari salah satu pemain di klub Indonesia yakni Barito Putra. Meski begitu, Bagus menyatakan bahwa ada klausul pihak klub akan mengizinkan jika ia diminati oleh klub Eropa, dan meminta semua pihak mendukungnya.
    “Saya punya kontrak di Barito sampai 2021. Tetapi, ketika berangkat untuk Garuda Select, ada klausul kalau saya ditawar oleh klub Eropa, maka Barito akan mengizinkan demi perkembangan karier saya ke depan. Semoga Barito menepati itu," ungkap dia.
     
    Tujuan dari program Garuda Select adalah mencetak pemain dengan karakter dan kualitas yang dibutuhkan untuk bermain di Eropa. Brylian Aldama menjadi contoh nyata bahwa pengembangan sepak bola usia muda yang dijalani dengan baik dan sesuai dengan tahapan yang benar, akan menghasilkan bakat menjanjikan di masa mendatang.  
    "Semoga saja ada kesempatan menyusul Brylian. Intinya saya ingin bermain di Eropa," ucap pemain berusia 18 tahun ini. 
     
    Bagus dan Brylian merupakan pemain Garuda Select angkatan pertama yang kembali dipanggil untuk mengikuti pelatihan di Inggris dan Italia pada tahun kedua ini bersama beberapa pemain lainnya. Dennis Wise selaku Direktur Teknik Garuda Select juga memanggil tiga pemain lain yakni Fajar Fathur Rahman, David Maulana, dan Risky Sudirman. Mereka bahu-membahu dengan pemain-pemain dari angkatan kedua dalam melakoni pertandingan melawan tim-tim dari Inggris dan Italia.
     
    IRSYAN HASYIM
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.