Liga Inggris: Langgar Aturan Isolasi Corona, Grealish Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Aston Viilla, Jack Grealish. Reuters

    Pemain Aston Viilla, Jack Grealish. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapten Aston Villa Jack Grealish akan dikenai hukum disiplin dan didenda karena tidak mengindahkan aturan pemerintah untuk diam di rumah selama pandemi corona virus, kata klub Liga Premier itu seperti dikutip Reuters, Selasa.

    Media massa Inggris sebelumnya melaporkan bahwa Kepolisian West Midlands membuka penyelidikan terhadap Grealish setelah terekam meninggalkan sebuah rumah di daerah Birmingham Minggu malam beberapa saat setelah terjadi sebuah kecelakaan lalu lintas.

    Pemain berusia 24 tahun itu kemudian meminta maaf dalam sebuah video lewat Twitter beberapa saat sebelum Villa mengeluarkan penyataan yang menyatakan mereka akan mengambil langkah disiplin terhadap dia.

    "Saya cuma ingin membuat pesan video kilat untuk mengungkapkan betapa malunya saya atas apa yang sudah terjadi akhir pekan ini," kata Grealish.

    "Saya tak ingin ada yang melakukan kekeliruan yang sama dengan yang saya lakukan, oleh karena itu saya mendesak semua orang untuk diam di rumah dan mengikuti aturan serta pedoman yang sudah diminta kepada kita untuk melakukannya."

    "Saya harap semua orang bisa menerima permohonan maaf saya dan kita bisa melupakan masalah ini," kata Grealish.

    Saat ini Inggris mencatat 19.000 kasus virus corona dengan 1.200 orang meninggal dunia serta dalam keadaan lockdown. Liga Premier dihentikan sementara sampai paling cepat 30 April.

    Villa mengaku kecewa kepada kelakuan Grealish itu dan sepakat bahwa perbuatannya meninggalkan rumah itu salah dan dianggap telah melanggar pedoman pemerintah.

    "Pemain itu akan didisiplinkan dan didenda yang hasilnya disumbangkan kepada University Hospitals Charity di Birmingham," kata klub itu dalam lamannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.