Manajer Bournemouth Minta Gajinya Dipotong untuk Atasi Krisis

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eddie Howe.  Action Images via Reuters/Paul Childs

    Eddie Howe. Action Images via Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Eddie Howe menjadi manajer klub Liga Primer Inggris pertama yang secara sukarela minta gajinya dipotong. Adapun timnya, Bournemouth, menjadi klun papan atas keempat yang mulai merumahkan para stafnya.

    Dalam sebuah pernyataan klub pada Rabu, 1 April 2020, diumumkan Howe, ketua eksekutif  Neill Blake, direktur teknik tim utama Richard Hughes, dan asisten manajer Jason Tindall memilih gaji mereka dipotong.

    Bournemouth juga mengungkapkan sejumlah staf di klub sudah diberitahu bahwa mereka akan diistirahatkan sementara waktu selama masa pandemi virus corona.

    Staf yang diistirahatkan akan terus menerima gaji penuh mereka dan menaikkan jumlahnya. Hal itu terjadi setelah ada klaim 80 persen dari upang hingga 2.500 pound sterling atau sekitar Rp 51,74 juta di bawah skema retensi pekerjaan pemerintah.

    "Langkah-langkah ini telah diambil untuk menjaga stabilitas keuangan klub selama periode yang tidak pasti, tidak hanya di sepakbola tetapi juga untuk bisnis di semua industri di seluruh dunia," kata Bournemouth dalam pernyataannya.

    Bournemouth bergabung dengan Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Norwich City dalam mengumumkan bahwa mereka akan mulai merumahkan staf yang tidak bermain.

    INDEPENDENT | BOURNEMOUTH FC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.