Pandemi Corona, Pemain Persija Marc Klok Lelang Sepatu Spesial

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija, Marc Klok. (instagram/@persijajkt)

    Pemain Persija, Marc Klok. (instagram/@persijajkt)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Persija Jakarta Marc Klok melelang sepatu spesialnya untuk membantu pemerintah melawan pandemi virus corona (COVID-19).

    Pemain asal Belanda itu melelang sepatu edisi spesial Marc Klok yang tidak dijual di mana pun.

    "Sepatu ini sangat spesial bagi saya karena edisi pertama khusus saya. Jadi yang berdonasi sekaligus menjadi satu-satunya pemilik sepatu ini. Saya ingin membantu semua yang terlibat dalam perang melawan COVID-19 ini," ujar Klok, seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa,.

    Menurut pesepak bola berusia 26 tahun tersebut, dirinya ingin memberikan kontribusi untuk Jakarta karena dia merasakan sambutan hangat dari Ibu Kota saat bergabung dengan Persija mulai awal tahun 2020.

    Adapun lelang sepatu Klok dibuka dari Selasa (7 April) pukul 20.00 WIB dan berakhir Rabu (8 April) pukul 19.00 WIB melalui akun Instagram resmi Persija @persijajkt.

    Sebelumnya, Persija sudah melelang benda milik Riko Simanjuntak, Marko Simic dan Shahar Ginanjar dan mampu mengumpulkan dana total Rp 39,6 juta.

    Marko Simic pun telah menyumbangkan uang pribadinya sebesar Rp100 juta untuk memberantas COVID-19 di Indonesia.

    Persija tengah mengampanyekan gerakan “Satu Hati Lawan Corona” untuk menggalang dukungan dari masyarakat yang ingin memberikan sumbangsih untuk menumpas COVID-19 di Tanah Air.

    Tim berjuluk Macan Kemayoran itu bermitra dengan laman daring kitabisa.com dan masyarakat yang tertarik membantu dapat mengakses laman daring kitabisa.com/campaign/persijalawancorona.

    Masih ada waktu 13 hari lagi sebelum donasi ditutup. Sampai berita ini diturunkan, dana yang sudah terkumpul sebesar Rp 163.798.486.

    Hingga Selasa (7 April), tercatat ada 1.443 penderita virus corona (COVID-19) di DKI Jakarta, di mana 69 pasien berhasil sembuh dan 141 meninggal dunia.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.