Real Madrid Juga Berambisi Hentikan Dominasi Messi dan Oblak

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Barcelona Lionel Messi, menjegal bek Real Madrid Marcelo dalam pertandingan Liga Spanyol di  Santiago Bernabeu, Madrid, 2 Maret 2020. REUTERS/Sergio Perez

    Penyerang Barcelona Lionel Messi, menjegal bek Real Madrid Marcelo dalam pertandingan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, 2 Maret 2020. REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, JakartaReal Madrid dikabarkan tak hanya mengincar gelar juara Liga Spanyol di akhir musim ini. Mereka juga disebut ingin mengakhiri dominasi Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak Liga Spanyol dalam tiga musim terakhir.

    Media Spanyol Marca menyebutkan bahwa Real Madrid siap membantu Karim Benzema menyabet gelar tersebut dari tangan Messi. Saat ini Benzema telah mencetak 19 gol atau tertinggal tiga gol saja dari Messi yang berada di puncak daftar pichichi, sebutan untuk top skor Liga Spanyol.

    Gelar Pichichi terakhir kali direbut pemain Real Madrid pada 2015. Cristiano Ronaldo mencatatkan 48 gol saat itu dan tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di satu musim dalam sejarah Liga Spanyol. Setelah itu, gelar tersebut diraih oleh rekan Messi, Luis Suarez.

    Karim Benzema sendiri dinilai tampil sangat apik musim ini. Menurut Marca, dari 19 gol tersebut, Benzema hanya mencetak dua diantaranya dari titik putih. Sementara Messi tercatat telah membukukan 5 gol dari kotak penalti musim ini.

    Jika gol penalti tersebut tak dihitung, maka Benzema dan Messi akan memiliki jumlah gol yang sama, 17 gol.

    Misi untuk menjadikan Benzema sebagai Pichichi dianggap tak berlebihan. Pasalnya, saat ini Lionel Messi tengah mandul. Penyerang Barcelona itu tak mencetak gol dalam tiga laga terakhir.

    Berkebalikan dengan Messi, Benzema justru tengah tampil apik. Dia selalu mencetak gol dalam dua laga terakhir.

    Gelar Pichichi itu dianggap sangat penting untuk melengkapi sukses Real Madrid mengakhiri puasa gelar juara Liga Spanyol musim ini. Pasalnya, penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, juga menjadi kandidat kuat menjadi penyabet trofi Zamora, penghargaan untuk penjaga gawang terbaik di Liga Spanyol.

    Courtois saat ini bersaing dengan penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, yang sukses mendominasi penghargaan itu dalam tiga musim terakhir. Courtois hingga saat ini baru kebobolan 22 gol sementara Oblak sudah kebobolan 26 gol.

    Penjaga gawang Real Madrid terakhir yang memenangkan trofi Zamora adalah Iker Casillas pada musim 2007-2008. Courtois sendiri pernah dua kali memenangkan trofi tersebut saat masih bermain untuk Atletico Madrid pada musim 2012-2013 dan 2013-2014.

    Dengan dua laga tersisa, bukan tak mungkin gelar Pichichi dan trofi Zamora juga akan direbut para pemain Real Madrid. Thibaut Courtois dan Karim Benzema bisa menghentikan dominasi Jan Oblak dan Lionel Messi di Liga Spanyol.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.