Banderolnya Rp 12 T, Mungkinkan Messi Tinggalkan Barcelona? Ini Analisisnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    Lionel Messi. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    TEMPO.CO, JakartaLionel Messi masih gencar dikabarkan berpeluang meninggalkan Barcelona. Kekecewaan karena timnya dipermalukan Bayern Munchen 2-8 di semifinal Liga Champions menjadi pemicunya.

    Messi sudah bertemu dengan pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, Kamis lalu. Tapi, belum ada kepastian soal masa depannya setelah pertemuan itu. Sang Pelatih berharap Messi bertahan, tapi Sang Pemain masih menyatakan keraguannya. La Pulga disebutkan masih meminta waktu sambil melihat arah perkembangan pembangunan tim di bawah pelatih asal Belanda itu.

    Belakangan, seperti dilaporkan Marca, pemain Argentina itu marah karena isi pertemuan dengan Koeman dibocorkan ke pers. Ia disebutkan kian gerah dengan ulah para pengurus klub, yang sebelumnya juga sudah melakukan aksi pembocoran serupa saat negosiasi pemotongan gaji terjadi beberapa bulan lalu.

    Baca Juga: Messi Marah Hasil Pertemuan dengan Koeman Dibocorkan

    Di tubuh petinggi Barcelona sendiri saat ini dilaporkan ada dua sikap soal Messi. Sejumlah pihak ingin mempertahankannya, termasuk Presiden Josep Maria Bartomue. Namun ada pula anggota direksi yang melihat kini sudah saatnya melepas pemain ini dan membangun tim di bawah arahan Koeman.

    Mungkinkah Messi pergi dari Barcelona? Berdasarkan sejumlah analisis media, ada beberapa faktor yang menetukan hal tersebut.

    Pertama, sikap Messi sendiri. Sejauh ini, ia terkesan masih mengambang dan menunggu. Begitu, sikapnya jelas, maka prosesnya pun akan menggelinding.

    Kedua, faktor harga. Saat ini ada klausa pelepasan (buyout clause) yang sangat besar dalam kontrak Messi, yakni mencapai 700 juta euro (Rp 12,1 triliun). Harganya itu lebih dari tiga kali lipat harga Neymar saat ditebus PSG, yakni 222 juta euro.

    Dengan harga seperti itu nyaris tak akan ada klub yang akan mampu menebus harganya. Kalaupun punya uangnya, klub itu akan terkendala masalah aturan financial fair play.

    Karena itu, faktor ketiga kemudian ikut menjadi penentu, yakni sikap petinggi klub. Bila Messi memang sudah diketahui ingin pergi, petinggi Barcelona diperkirakan harus rela memotong banderol Messi itu hingga lebih dari setengahnya, agar bisa menemukan pembeli.

    Saat ini, menurut analisis sejumlah media, termasuk Marca, hanya ada tiga klub di luar La Liga yang mungkin merekrut Lionel Messi, yakni Inter Milan, Manchester City, dan Paris Saint-Germain.

    MARCA | AS | FOOTBALL ESPANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru Nonton di Bioskop Pasca Covid-19

    Masyarakat dapat menikmati film di layar lebar dalam masa pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.