Lionel Messi Berusaha Yakinkan Luis Suarez untuk Tetap Bertahan di Barcelona

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Barcelona, Lionel Messi, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Luis Suarez setelah mencetak gol ke gawang Chelsea  dalam pertandingan Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, 15 Maret 2018. REUTERS/Albert Gea

    Penyerang Barcelona, Lionel Messi, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Luis Suarez setelah mencetak gol ke gawang Chelsea dalam pertandingan Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, 15 Maret 2018. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, JakartaLionel Messi sepertinya tak ingin kehilangan patnernya di Barcelona, Luis Suarez. Menurut Diario AS, Messi yang juga berteman dekat dengan Suarez di luar urusan sepak bola, berusaha meyakinkan pemain Uruguay itu untuk tetap di Camp Nou setelah jendela transfer ini.

    Selama ini mereka menjadi pemain kunci Barcelona. Keduanya membuat kombinasi serangan menakutkan selama bertahun-tahun sebagai bagian dari trisula serangan. Semula, mereka tandem dengan bintang Brasil, Neymar. Sementara baru-baru ini dengan Ousmane Dembele dan Antonie Greizmann.

    Messi sempat berniat hengkang dari Camp Nou musim panas ini tetapi batal dan memutuskan tetap tinggal semusim lagi. Sementara Suarez dikaitkan bakal hengkang dari tim Spanyol itu karena pelatih baru Ronald Koeman tidak menginginkannya.

    Baca juga: Analisis: Seperti Messi, Luis Suarez pada Akhirnya akan Bertahan di Barcelona

    Suarez santer dikaitkan dengan kepindahannya ke Juventus. Pihak pemain dan klub Italia itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan. Namun, proses kepindahannya menemui ganjalan terkait kewarganegaraan.

    Penyerang Barcelona, Lionel Messi, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Luis Suarez setelah mencetak gol ke gawang Real Madrid dalam pertandingan Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, 7 Mei 2018. Barcelona bermain imbang 2-2 dengan Real Madrid. REUTERS/Sergio Perez

    Pemain berusia 33 tahun itu harus mengurus paspor Italia untuk bisa bergabung dengan Juventus. Sebab, tim Serie A itu tak bisa lagi merekrut pemain non-Uni Eropa karena slotnya sudah terisi penuh.

    Suarez bisa mendapatkan paspor itu karena istrinya masih keturunan Italia tetapi prosesnya membutuhkan waktu dan diperkirakan baru selesai setelah 6 Oktober. Sementara, klub harus menyerahkan daftar nama pemain untuk babak penyisihan grup Liga Champions pada hari itu. Dengan pertimbangan itu, Juventus dikabarkan beralih mengejar Edin Dzeko dari AS Roma.

    Baca juga: Luis Suarez Dikabarkan Batal ke Juventus, Bagaimana Nasibnya di Barcelona?

    Menurut laporan dari radio Catalan pada Selasa, kepindahan Suarez ke Juventus telah gagal karena masalah kewarganegaraan Italia. Klub yang disebut juga berminat kepadanya adalah Atletico Madrid dan Paris Saint-Germain.

    Kedua klub itu bisa menjadi opsi lain bagi Suarez untuk meninggalkan Barca. Meski demikian, Messi tetap mendorong agar rekannya itu mengambil opsi tetap bertahan di Camp Nou.

    Penyerang Barcelona Luis Suarez dan Lionel Messi, bersama anak-anaknya menyaksikan pertandingan Barcelona vs Real Betis di Camp Nou, Barcelona, 25 Agustus 2019. REUTERS/Albert Gea

    Musim lalu, Suarez yang dilanda cedera masih mampu mencetak 21 gol. Meski golnya tak sedikit, fisik pemain berusia 33 tahun itu dinilai telah menurun dalam beberapa musim terakhir sejak masa jayanya.

    Di sisi lain, Barcelona disebut tengah mengejar tanda tangan penyerang Inter Milan Lautaro Martinez. Pemain berusia 23 tahun itu digadang-gadang menjadi suksesor Suarez di Barca. Namun, klub Spanyol ini tampaknya gagal memboyongnya masuim panas ini karena Martinez memutuskan bertahan di Inter.

    Baca juga: Barcelona Vs Girona, Luis Suarez Kemungkinan Main

    Luis Suarez bergabung dengan Barcelona dari Liverpool pada musim panas 2014. Sejak itu, dia telah mencetak 197 gol dari 283 penampilannya.

    FOOTBALL ESPANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.