Sergino Dest, Jawaban Kerinduan Barcelona Akan Sosok Dani Alves

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Ajax Sergino Dest putuskan tinggalkan kamp latihan klub di Qatar karena kondisi politik di Timur Tengah. Goal.com

    Pemain Ajax Sergino Dest putuskan tinggalkan kamp latihan klub di Qatar karena kondisi politik di Timur Tengah. Goal.com

    TEMPO.CO, JakartaSergino Dest disebut akan segera bergabung dengan Barcelona setelah dia terlihat mendarat di bandara udara setempat pada Selasa malam kemarin waktu setempat. Bek kanan muda jebolan akademi Ajax Amsterdam itu disebut memiliki kemiripan gaya bermain dengan Dani Alves yang pernah menjadi andalan Barcelona.

    Sejak kepergian Alves ke Juventus pada 2016, Barcelona memang terus gagal mendapatkan penggantinya. Mereka pernah mencoba mendatangkan Aleix Vidal dan Nelson Semedo, namun keduanya gagal memenuhi harapan bisa menggantikan Dani Alves.

    Adalah Pelatih Timnas U-20 Amerika Serikat, Tab Ramos, yang menyebut Sergino Dest memiliki kemiripan dengan Dani Alves. Tak hanya Alves, Ramos juga menyebut Dest seperti bek kiri Real Madrid, Marcelo, karena bisa bermain di sisi kiri.

    Ramos paham betul kemampuan Sergino Dest karena si pemain pernah membela timnya di ajang Piala Concacaf U-20 2018. Timnas U-20 Amerika Serikat menjuarai kompetisi tersebut salah satunya berkat kepiawaian Dest dalam membantu serangan.

    "Dia (Sergino Dest) hampir seperti kedua bek sayap asal Brasil itu (Marcelo dan Dani Alves) dengan kemampuannya mengancam pertahanan lawan," kata Ramos kepada media Inggris The Guardian. "Kekuatannya adalah karena dia tak bisa ditebak saat menyerang."

    Kepiawaian Sergino Dest dalam membantu serangan tak lepas dari perkembangannya sejak kecil. Awalnya, saat masih belajar di akademi Almere City di Belanda, Dest diplot sebagai penyerang sayap kanan.

    Penampilan Dest menarik perhatian pelatih tim muda Ajax Amsterdam, Brian Tevrende. Klub yang dikenal memiliki salah satu akademi sepak bola terbaik di dunia itu pun merekrut Dest lima tahun lalu. Tevrende lah yang kemudian memoles Sergino Dest menjadi bek kanan secara tak sengaja.

    "Dia bergabung bersama kami sebagai pemain sayap kanan, tetapi setelah enam bulan, dalam sebuah turnamen, kami memiliki masalah dengan bek kanan sehingga saya meminta dia bermain di posisi itu," kata Tevrende.

    "Dia bermain fantastis dan dua pekan berselang dia mendapat panggilan dari Timnas Belanda (U-15)."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.