Pelatih Dynamo Kiev Nilai Barcelona Tak Cukup Kuat Untuk Juarai Liga Champions

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Barcelona, Frenkie de Jong dan pemain Alaves, Ximo Navarro saat  berebut bola dalam laga lanjutan Liga Spanyol, di Stadion Mendizorroza, Spanyol, 31 Oktober 2020. Hasil itu membuat Barcelona melewati tiga laga Liga Spanyol tanpa kemenangan. REUTERS

    Aksi pemain Barcelona, Frenkie de Jong dan pemain Alaves, Ximo Navarro saat berebut bola dalam laga lanjutan Liga Spanyol, di Stadion Mendizorroza, Spanyol, 31 Oktober 2020. Hasil itu membuat Barcelona melewati tiga laga Liga Spanyol tanpa kemenangan. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Dynamo Kiev, Marcia Lucescu, tak menjagokan Barcelona sebagai calon juara Liga Champions musim ini. Menurut dia, skuad asuhan Ronald Koeman masih kalah kelas dari tim-tim top Eropa lainnya.

    Berbicara menjelang laga Barcelona vs Dynamo Kiev, Lucescu menilai perubahan yang dilakukan Ronald Koeman saat ini belum cukup untuk membuat Lionel Messi cs menjadi calon juara Liga Champions.

    Akan tetapi dia menilai Barcelona bisa saja menjadi masuk ke dalam bursa calon juara dalam setidaknya beberapa bulan ke depan, tergantung perubahan yang dilakukan Koeman.

    "Setelah laga melawan Bayern Munchen (musim lalu) sangat dipahami bahwa Barcelona mencoba melakukan perubahan," kata Lucescu. "Mereka memiliki skuad dengan pemain yang sangat berbakat, tetapi mereka memerlukan waktu untuk belajar mekanismenya."

    "Saya tak mengira Barcelona ada di level untuk memenangkan Liga Champions saat ini. Bayern Munchen, Manchester City, atau Paris Saint-Germain memiliki opsi yang lebih baik."

    "Dalam kasus laun, mereka memiliki pesepakbola seperti Lionel Messi yang bisa menjadi pemain penting. Seorang pelatih membutuhkan minimal enam bulan (untuk melakukan perubahan) dan pada musim semi mereka akan menjadi tim yang berbeda."

    Lucescu juga mengomentari performa Barcelona di Liga Champions musim ini yang lebih baik ketimbang di Liga Spanyol. Menurut dia, Barcelona tampil buruk di Liga Spanyol karena menghadapi lawan yang sangat paham dengan kekuatan mereka.

    "Barcelona adalah tim yang lebih baik bermain di Liga Champions ketimbang di La Liga karena di kompetisi domestik rival sangat mengetahui kekuatan mereka," ujar pria asal Rumania tersebut.

    Soal peluang timnya memenangkan laga dini hari nanti, Lucescu tak banyak berkomentar. Dia hanya menegaskan bahwa Dynamo Kiev mengalami masalah setelah sembilan pemainnya dinyatakan positif Covid-19 dan tak diperbolehkan ikut ke markas Barcelona.

    “Sulit menunggu lima jam untuk hasil tes, tapi puji tuhan semua pemain sehat,” kata Lucescu. "Kami akan memainkan pertandingan besok dan, pada akhirnya, itulah yang terpenting.

    "Di tim kami berharap hasil tes akan negatif, tetapi masalahnya ada pada pertandingan besok. Sebagai pelatih, saya ingin pertandingan dimainkan di lain hari, tetapi kami harus menerimanya."

    Dynamo Kiev mmastikan bahwa enam pemain mereka dinyatakan positif Covid-19 pada Ahad kemarin. Mereka adalah: Heorhiy Tsytaishvili, Denys Harmash, Mikkel Duelund, Olexandr Karavayev, Tudor Baluta, dan Mykola Shaparenko.

    Selain keenam pemain itu, tiga pemain lainnya juga sudah terlebih dahulu terinfeksi COVID-19 yaitu Heorhiy Bushchan, Vitaliy Mykolenko dan Denys Boyko. Sedangkan asisten pelatih Emil Caras dan empat staf juga diumumkan terpapar virus tersebut.

    Barcelona saat ini merupakan pemuncak klasemen Grup G setelah berhasil memenangkan dua laga awal kontra Ferencvaros dan Juventus. Skuad asuhan Ronald Koeman bisa memperbesar peluang untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions jika mampu meraih kemenangan atas Dynamo Kiev.

    Sementara tim tamu saat ini baru menraih satu angka hasil imbang kontra Ferencvaros. Pada laga perdana Liga Champions musim ini, Dynamo Kiev sempat dibungkam Juventus 0-2.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.