Argentina Vs Paraguay 1-1, Ini Keputusan Aneh yang Anulir Gol Lionel Messi

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain timnas Argentina, Lionel Messi saat menggiring bola di antara beberapa pemain timnas Paraguay dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bombonera, Buenos Aires, Argentina, 13 November 2020. Lionel Messi cs kini menempati puncak klasemen dengan nilai 7 dari 3 laga, unggul satu poin dari Brasil. Pool via REUTERS/Marcelo Endelli

    Aksi pemain timnas Argentina, Lionel Messi saat menggiring bola di antara beberapa pemain timnas Paraguay dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bombonera, Buenos Aires, Argentina, 13 November 2020. Lionel Messi cs kini menempati puncak klasemen dengan nilai 7 dari 3 laga, unggul satu poin dari Brasil. Pool via REUTERS/Marcelo Endelli

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Paraguay berakhir dengan skor 1-1. Argentina sebenarnya berpeluang menang 2-1 namun gol Lionel Messi dianulir wasit.

    Paraguay unggul lebih dulu lewat penalti Angel Romero pada menit ke-22. Wasit asal Brasil, Raphael Claus, menunjuk titik putih setelah bek Lucas Martinez Quarta dinilai melanggar Migel Almiron.

    Argentina baru dapat menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama setelah Nicolas Gonzalez menyundul bola ke gawang memanfaatkan tendangan pojok yang dilepaskan oleh Giovani Lo Celso.

    Media Inggris Daily Mail, menilai setidaknya ada dua keputusan janggal wasit pada laga itu. Pertama, wasit tak memberikan Argentina hadiah penalti beberapa menit setelah Paraguay unggul. Padahal, salah seorang pemain Argentina dinilai dilanggar pemain Paraguay.

    Keputusan paling aneh, menurut laporan tersebut, adalah dengan tidak disahkannya gol Lionel Messi pada menit ke-57. Claus saat itu meminta tayangan ulang dari alur serangan Argentina tersebut dan memutuskan bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap pemain Paraguay 27 detik sebelum gol itu terjadi.

    Daily Mail menyebut keputusan Claus itu sangat telat. Pasalnya telah terjadi 15 kali operan bola setelah kejadian yang dianggap Claus sebagai pelanggaran tersebut.

    Claus seharusnya memutuskan untuk menghentikan bola lebih cepat jika menilai ada pelanggaran yang mengharuskan dia melihat tayangan ulang VAR.

    Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni pun mengkritik keputusan tersebut. Dia menilai ada masalah konsistensi yang harus diperbaiki dalam penggunaan VAR.

    "Saya pikir dalam beberapa hal perlu untuk berusaha menyatukan masalah VAR," kata dia seusai laga. "Saya tidak berbicara dengan itikad baik atau buruk, tetapi untuk menyatukan kriteria."

    Hasil imbang itu membuat Argentina gagal meneruskan rentetan kemenangan mereka di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022. Pada dua laga sebelumnya Tim Tango meraih dua kemenangan. Meskipun kini berada di puncak klasemen sementara, Argentina bisa kehilangan posisi itu jika pada laga Sabtu besok Brasil mampu menekuk Venezuela.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.