Bersiap Hadapi Genoa, Bos Juventus Minta Skuadnya Lupakan Soal Barcelona

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrea Pirlo. (instagram/@andreapirlo21)

    Andrea Pirlo. (instagram/@andreapirlo21)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bos Juventus, Andrea Pirlo, meminta timnya untuk melupakan pikiran tentang Barcelona dan fokus pada Genoa. Setelah mengalahkan tim raksasa Spanyol di Camp Nou 3-0 di Liga Champions, Juve akan bertandang ke markas Genoa dalam lanjutan Liga Italia, Ahad malam.

    "Jika Barcelona masih ada dalam pikiran kami, maka kami harus mengubahnya sekarang, membalik lembaran baru dan menciptakan konsistensi," kata Andrea Pirlo kepada JTV.

    "Kami tidak bisa membiarkan momen itu berhenti di satu pertandingan dan kami harus melakukan lebih baik daripada empat pertandingan terakhir Serie A. Saya ingin melihat rasa lapar dan tekad yang sama. Jika tidak, kami akan mengalami kejutan yang buruk," tuturnya.

    Baca juga: Prediksi Genoa vs Juventus di Liga Italia pada Ahad Malam

    Alvaro Morata memenuhi syarat untuk bermain saat ia memenangkan banding atas larangan bermain karena dianggap melakukan pelecehan secara verbal terhadap pejabat pertandingan.

    "Ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan Genoa, yang sangat bagus dalam pendekatan bertahan dan serangan balik. Mereka memiliki pemain cepat dan sering kali fisik di depan, jadi kamu harus fokus."

    "Saya selalu senang bermain di Marassi, itu adalah stadion bergaya Inggris dan saya mencetak gol di sana untuk Juventus," kata Pirlo menambahkan.

    Juventus saat ini menempati urutan ke-4 dengan nilai 20, selisih enam poin dari AC Milan, pemuncak klasemen Liga Italia. Sementara tuan rumah kini berada di zona degradasi, urutan ke-18 dengan enam poin.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.