Kunci Kebangkitan Manchester City, Pep Guardiola: Kurangi Berlari

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bek Manchester City John Stones, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan semifinal Carabao Cup di Old Trafford, Manchester, 7 Januari 2021. Manchester City melaju ke final usai kalahkan Manchester United 2-0.l Pool via REUTERS/Shaun Botterill

    Bek Manchester City John Stones, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan semifinal Carabao Cup di Old Trafford, Manchester, 7 Januari 2021. Manchester City melaju ke final usai kalahkan Manchester United 2-0.l Pool via REUTERS/Shaun Botterill

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan kunci kebangkitan timnya saat ini. Menurut dia, Manchester City bangkit karena mereka mengurangi berlari.

    Manchester City saat ini memiliki rekor enam kemenangan beruntun di semua kompetisi. Sejak ditahan imbang West Bromwich Albion, Manchester City mengalahkan Southampton, Arsenal, Newcastle United, Chelsea, Manchester United dan Birmingham City.

    Enam kemenangan beruntun itu memperbaiki posisi Manchester City di klasemen Liga Inggris. Mereka kini duduk di posisi keenam klasemen dengan terpaut tujuh angka dari pemuncak klasemen Manchestere United, tetapi Manchester City memiliki dua pertandingan lebih sedikit.

    Mereka juga berhasil lolos ke partai final Carabao Cup untuk keempat kalinya secara beruntun serta lolos ke putaran keempat Piala FA.

    Guardiola menyatakan bahwa kebangkitan timnya terjadi justru ketika mereka mengurangi intensitas berlari. Pada laga-laga sebelumnya dia menyatakan mereka justru terlalu banyak berlari.

    "Satu-satunya hal yang berbeda adalah sekarang kami berlari lebih sedikit," kata Guardiola dalam konferensi pers menjelang laga kontra Brighton and Hove Albion.

    "Kami sebelumnya berlari terlalu banyak, dan ketika anda bermain bola terkadang anda harus berjalan atau berlari lebih sedikit."

    "Ketika kehilangan bola, kamu harus berlari, tetapi ketika mendapatkan bola kamu harus tetap berada di posisi dan biarkan bola yang berlari."

    Soal hasil buruk yang sempat didapatkan oleh Manchester City di awal musim, Pep Guardiola menyatakan bertanggung jawab. Menurut dia hal itu terjadi karena dirinya memberikan instruksi yang kurang jelas.

    Selain itu, dia menilai tak adanya persiapan di awal musim juga membuat para pemain Manchester City tak dalam kondisi bugar menjalani musim ini.

    "Kami mengalami beberapa kekalahan musim ini. Itu adalah kesalahan saya karena saya memberikan pesan yang tak terlalu jelas tetapi kami akhirnya kembali dengan sesuatu yang jelas," ujarnya.

    "Para pemain membutuhkan waktu untuk berada dalam kondisi terbaiknya setelah tak menjalani persiapan di awal musim. Sesuatu yang normal ketika anda menunjukkan performa dan mendapatkan hasil yang bagus, maka orang akan membayangkan kami akan dapat melakukannya kembali. Inilah jalur yang harus kami terus jalani."

    Manchester City berpeluang naik ke posisi empat besar klasemen Liga Inggris jika berhasil meraih kemenangan atas Brighton pada laga dinihari nanti. Mereka berpeluang menggeser Leicester City dan Everton yang saat ini sama-sama mengantongi 32 angka dari 17 laga.

    Dengan satu tabungan pertandingan, mereka bahkan berpeluang menempel ketat rival sekotanya, Manchester United, yang berada di puncak klasemen Liga Inggris.

    MANCHESTER EVENING NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.